Page 82 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 82

Title          KAPAL PENGANGKUT TKI TENGGELAM, BP3TKI PEKANBARU: INI ULAH TEKONG
               Media Name     okezone.com
               Pub. Date      25 Januari 2020
                              https://news.okezone.com/read/2020/01/25/340/2158053/kapal-pengangkut- tki-
               Page/URL
                              tenggelam-bp3tki-pekanbaru-ini-ulah-tekong
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI)
               Pekanbaru menilai tenggelamnya kapal pompong (kayu) yang mengangkut 20 TKI
               di Perairan Rupat, Bengkalis, Riau, lantaran ulah tekong (nakhoda kapal) tak
               bertanggung jawab.

               Kasi (Kepala Seksi) Perlindungan BP3TKI Pekanbaru, Bahrizal, mengatakan saat ini
               tidak ada lagi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di Riau. Saat ini
               penyaluran tenaga kerja yang resmi melalui Pelaksana Penempatan TKI Swasta
               (PPTKIS) yang diakui Disnaker.

               "Saat ini yang ada penyalurannya adalah tenaga kerja profesional atau ahli. PJTKI
               sudah lama tidak ada lagi. Kalau tenaga kerja dari Riau adalah yang tenaga ahli.
               Kalau yang pekerja kasar itu adalah TKI ilegal," kata Bahrizal kepada Okezone,
               Jumat (24/1/2020) malam.

               Saat ini jalur resmi TKI profesional ada di Kabupaten Bengkalis. Ia menegaskan, jika
               TKI ilegal berangkat, pasti dari pelabuhan tikus.

               "Kalau malam hari pasti yang berangkat menuju Malaysia itu ilegal. Kalau resmi
               berangkat siang hari memakai kapal yang standar keselamatan. Tapi, kalau yang
               ilegal pakai kapal kecil. Padahal menyeberangi Selat Malaka sangat berbahaya,"
               katanya.

               "Penyelundupan TKI ilegal seperti kecelakaan kapal kemarin adalah ulah tekong,"
               tuturnya.

               Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait. Namun dugaan kuat,
               mereka yang berangkat itu adalah TKI ilegal.

               "Informasi tentang para korban tenggelam masih terus dicari tahu. Tapi kalau
               diduga kuat mereka TKI ilegal," kata Bahrizal.

               Sekadar diketahui kapal pompong tersebut berangkat dari Pulau Rupat, Bengkalis
               dengan tujuan Malaysia pada 22 Januari 2020 malam. Dalam perjalanannya, kapal
               mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam. (erh)




                                                       Page 81 of 163.
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87