Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 104
Title 2 TAHUN UPAH TAK DIBAYARKAN AGEN, PMI DI IRAK HERNAWATI PULANG DENGAN
SENYUMAN
Media Name rri.co.id
Pub. Date 22 Februari 2020
Page/URL http://rri.co.id/post/berita/790821/internasional/2_tahun_upah_tak_dib
ayarkan_agen_pmi_di_irak_hernawati_pulang_dengan_senyuman.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Baghdad : Iraqi Airways IA 455 yang bertolak dari Baghdad ke Kuala Lumpur, Jumat
(21/2/2020), pada pukul 20.30 waktu setempat, merupakan maskapai bersejarah
bagi Hernawati, PMI asal Narmada Lombok Barat.
Penerbangan ini mengakhiri perjuangan Hernawati di Baghdad sejak 26 Januari
2018 untuk mencari nafkah demi menghidupi keluarga. Dengan bantuan pihak KBRI
Baghdad, akhirnya Hernawati berhasil mendapatkan exit permit dari imigrasi Irak
yang memungkinkan dirinya kembali ke kampung halaman.
Sejak Madam Aiman, majikan Hernawati mendatangi KBRI pada tanggal 5 Februari
lalu dan menyampaikan keinginan Hernawati untuk pulang, maka KBRI lantas
berkomunikasi intensif dengannya untuk mencari solusi atas pelanggaran izin tinggal
yang dihadapi oleh Hernawati akibat tidak dibayarkan oleh agen sejak dirinya tiba di
Baghdad. Atas permintaan Madam Aiman, akhirnya KBRI menangani masalah
pelanggaran izin tinggal Hernawati. Tiket kepulangan Hernawati ini ditanggung oleh
sang majikan.
Hernawati bekerja sebagai asisten rumah tangga pada keluarga Madam Aiman
selama 2 tahun 1 bulan. Ia ditebus oleh Madam Aiman di agen penyalur tenaga
kerja wanita di Baghdad sebesar 7000 Dollar Amerika dengan perjanjian kerja
selama 3 tahun. Namun baru 2 tahun bekerja di Madam Aiman, Hernawati minta ke
majikan agar bisa dipulangkan dengan alasan keluarga. Selama bekerja, Hernawati
memperoleh gaji sebesar 300 Dollar Amerika per bulan dari Madam Aiman yang
tinggal di Palestine St Baghdad, dan dibayarkan tepat waktu. Bahkan, menurut
Hernawati, saking baiknya majikan ini, biaya pengiriman gajinya ditanggung oleh
majikan setiap kali ia mengirim uang ke keluarganya via Western Union.
Hernawati berangkat ke Irak pada tanggal 20 Desember 2017 setelah direkrut oleh
"sponsor" di kampung halamannya."
"Saya tertarik bekerja di luar negeri karena ajakan teman-teman. Katanya, bekerja
di luar negeri gajinya tinggi." Demikian Hernawati berkisah ketika ditanya
motivasinya bekerja di luar negeri.
Hernawati terlebih dahulu ditampung kurang lebih 1 minggu di rumah sponsor yang
berlokasi di Tangerang Banten--namun tidak mengetahui alamat pastinya--dan
diberi bekal sebanyak empat juta rupiah untuk keluarganya di kampung.
Page 103 of 223.

