Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 99

mendapat pesangon; 27 persen pekerja menerima pesangon dari yang seharusnya
               diterima sesuai UU Nomor 13/Tahun 2003 dan hanya 7 persen pekerja menerima
               pesangon sesuai dengan ketentuan UU Nomor 13/Tahun 2013.


               "Berdasarkan persoalan-persoalan tersebut, maka diperlukan penataan ulang
               ketentuan ketenagakerjaan melalui Omnibus Law Cipta Kerja, yang fokus pada
               upaya penciptaaan lapangan kerja yang seluas-luasnya dengan tetap menjaga
               perlindungan bagi pekerja/buruh," kata Ida.

               Kemnaker, lanjutnya, merupakan institusi pemerintah yang memiliki tanggung
               jawab terkait perlindungan dan kesejahteraan mulai dari tenaga kerja yang belum
               bekerja, pekerja/buruh yang bekerja bahkan yang mengalami pemutusan hubungan
               kerja.  Kemnaker juga harus dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan
               pekerja/buruh dan kepentingan pengusaha, karena keduanya tidak bisa berjalan
               sendiri-sendiri.

               "Suasana hubungan industrial yang harmonis dan dinamis harus tetap dijaga, agar
               kelangsungan bekerja dan kelangsungan usaha tetap dapat berjalan, " katanya.























































                                                       Page 98 of 223.
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104