Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 128
Ida menjelaskan persoalan ketenagakerjaan bukan hanya terkait pemenuhan kerja
layak bagi pekerja atau buruh yang bekerja baik di sektor formal maupun informal.
Tetapi juga menyangkut tenaga kerja yang belum bekerja dan pekerja/buruh yang
mengalami pemutusan hubungan kerja.
Dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS)
2019, dapat dilihat bahwa masih terdapat 7,05 juta pengangguran, 2,24 juta
angkatan kerja baru.
"Dari struktur ketenagakerjaan tersebut, kita tahu ini tidak mudah dan oleh karena
itu perlu upaya bersama untuk memecahkan persoalan tersebut," terangnya.
Terkait pembahasan RUU Cipta Kerja, Ida menjelaskan pihaknya sudah membuat
tim yang terdiri dari unsur tripartit, yaitu pengusaha, serikat pekerja/buruh. Tim ini
bisa menyampaikan aspirasi, pandangan, dan pemikirannya.
"Pemerintah selalu berharap agar kita bisa mendialogkan pada isu apapun yang
ada pada RUU Cipta Kerja. Ruang itu sudah dibuka dan saya berharap teman-teman
bisa memanfaatkan kesempatan itu," katanya.
Dalam kesempatan ini, Ida menyampaikan selamat ulang tahun dan berharap
KSPSI dapat tetap konsisten menjadi sarana untuk memperjuangkan, melindungi,
dan membela kepentingan serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan
keluarganya.
"Selamat Ulang Tahun KSPSI yang ke 47 dan Hari Pekerja Nasional 2020. Semoga
buruh dan pekerja Indonesia menjadi garda terdepan dalam pembangunan
Indonesia," kata Ida.
Sementara Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan KSPSI selalu siap
beraksi demo di jalan, namun juga siap untuk bertarung gagasan dalam
pembahasan regulasi.
"Kami siap bertarung dalam arti menyampaikan akan mendialogkan secara
konstruktif gagasan, pikiran, dan aspirasi KSPSI dalam penyusunan regulasi,"
pungkasnya.
(prf/ega)
Page 127 of 223.

