Page 181 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 181
Title ADA RUU CIPTA KERJA, MENAKER PASTIKAN CUTI HAID TAK DIHAPUS
Media Name tempo.co
Pub. Date 21 Februari 2020
https://nasional.tempo.co/read/1310268/ada-ruu-cipta-kerja-menaker-pas tikan-cuti-
Page/URL
haid-tak-dihapus
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pemerintah tidak
menghapus cuti melahirkan dan hak cuti lainnya dalam omnibus law RUU Cipta
Kerja. Sebab, ketentuan itu masih ada tercantum di Undang-Undang Nomor 13
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
"Itu tidak dihapus. Cuti hamil, cuti haid, cuti menikahkan dan cuti menikah itu ada di
ketentuan UU 13 tahun 2003," kata Ida di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.
Dalam pasal 93 UU tersebut tercantum hal yang mengatur persoalan cuti. Apabila
masih eksis dan tidak diatur dalam omnibus law, kata Ida, berarti tetap berlaku.
Menurut Ida, persoalan cuti melahirkan, haid, menikah atau menikahkan memang
tidak tertulis di dalam RUU Cipta Kerja. "Mungkin ini yang agak banyak mengatakan
kalau UU Cipta Kerja menghapus cuti melahirkan itu tidak benar," kata dia.
Karena itu, Ida meluruskan apabila ada poin-poin undang-undang yang masih eksis
dan tidak diatur dalam omnibus law, maka tetap berlaku meskipun tidak tertulis di
RUU Cipta Kerja.
Dalam draf RUU Cipta Kerja yang diserahkan pemerintah pada DPR, tidak ada lagi
cuti haid bagi pekerja perempuan. Selain itu, cuti melahirkan dan haid terancam
tidak dibayarkan.
Berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 82,
perempuan berhak mendapatkan cuti selama 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5
bulan setelah melahirkan. Begitu juga dengan perempuan yang mengalami
keguguran pun berhak mendapat cuti selama 1,5 bulan.
Page 180 of 223.

