Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 177
"Para alumni pelatihan BLK telah mengikuti ajang Asian Skill Competition, Fashion
Paradise oleh Kreasi Lintas Cipta, Fashion Showcase La Mode A Paris, dan fashion
show-fashion show lainnya," kata Ida.
Tak hanya melatih para peminat industri fashion, BLK yang dirintis Kemnaker
bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) juga meluncurkan program
pengembangan usaha rintisan (start-up) untuk menumbuhkan usaha kecil dan
menengah dengan memilih produk yang ramah lingkungan, yaitu batik eco-print
dan tas belanja dari kain perca.
"Berbagai produk tersebut juga tersedia pada stan kami. Selain produk-produk
fashion hasil karya para lulusan BBPLK Semarang, BLK Padang, BLK Kendari dan
BLK Surakarta. Bagi masyarakat yang menghadiri Muffest, kami ajak berkunjung ke
stan kami, melihat karya anak-anak binaan BLK, juga bisa berdiskusi untuk bersama
mengembangkan BLK dan Industri Fashion Indonesia," kata Ida.
Sementara itu, Dirjen Binalattas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono
mengungkapkan, keberhasilan sejumlah BLK, khususnya BBPLK Semarang dalam
melahirkan para desainer berprestasi terjadi karena dukungan sumber daya manusia
SDM yang memadai dan hasil kerja sama dengan IFC.
"Kami telah bekerja sama dengan IFC untuk memoles para instruktur kami, agar
merubah mindset mereka dari semula sebagai instruktur menjahit menjadi
instruktur desainer fashion yang lebih kreatif dan berwawasan internasional," kata
Satrio.
Kepala BBPLK Semarang, Edi Susanto menambahkan, Muffest merupakan agenda
tahunan yang sangat menunjang kreativitas lulusan BBPLK Semarang yang fokus
pada kejuruan Fashion Technologi.
"Kita berharap, Muffest 2020 ini mampu menjembatani lulusan dan peserta
pelatihan bidang fashion technology agar dapat terserap dalam pasar kerja dengan
keterlibatan para pelaku usaha bidang fashion," harap Edi.
Page 176 of 223.

