Page 235 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 AGUSTUS 2021
P. 235
Judul Buruh Beberkan Modus Perusahaan Rumahkan Pekerja saat Pandemi
Nama Media detik.com
Newstrend Dampak Virus COVID-19 dalam Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5695380/buruh-
beberkan-modus-perusahaan-rumahkan-pekerja-saat-pandemi
Jurnalis Siti Fatimah
Tanggal 2021-08-25 09:52:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Pengurangan gaji
itu diakibatkan dua hal, satu buruh yang dirumahkan. Dia tidak bekerja maka perusahaan
melakukan pemotongan gaji
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Nilainya variasi
tergantung perusahaan, ada yang dipotong 25% bahkan di sektor retail, toko-toko dan kawan-
kawan yang di mal itu pada tutup. Dia disuruh dirumahkan tanpa digaji. Di logistik, transportasi,
itu sopir-sopir yang dirumahkan tidak bekerja tanpa gaji. Di industri garment, tekstil, sepatu yang
upahnya harian tadi dirumahkan tanpa gaji
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Karena kalau dia
memecat buruh itu dia kan bayar pesangon. Perusahaan nggak punya uang. Dia nggak dipecat,
dirumahkan saja tapi nggak digaji. Baik perusahaan yang berupah harian
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Penurunan upah
yang kedua terjadi karena perusahaan dengan alasan memberlakukan WFH 50% maka dia
potong upahnya di tunjangan. Jadi ada dua kategori, ada yang hanya memotong tunjangannya
tapi gaji pokoknya tetap dibayar, kategori kedua tunjangannya dipotong, gaji pokoknya juga
dipotong setengah
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)) Sebenarnya nggak
boleh. Maka yang benar adalah tidak boleh ada pemotongan upah akibat WFH atau karena
dirumahkan. Bisa saja upah dipotong 50% atau 25% tapi kalau perusahaan normal kembali itu
dianggap berhutang. Ketika sudah beroperasi kembali dan mendapat untung itu dibayar, itu
harusnya diatur
234

