Page 72 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 72

Title          KADIN JATIM DORONG PENGUATAN PENDIDIKAN VOKASI
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      26 November 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/1181344/kadin-jatim-dorong-penguatan -
               Page/URL
                              pendidikan-vokasi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

               KADIN JATIM DORONG PENGUATAN PENDIDIKAN VOKASI

               Pelatihan secara keberlanjutan ini dilakukan empat hingga lima kali dalam setahun.
               Dan hingga saat ini telah berhasil mencetak 453 lulusan pelatih tempat kerja
               Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim akan mendorong penguatan
               pendidikan vokasi di wilayah setempat, karena belum maksimalnya program
               pendidikan vokasi sistem ganda yang digagas pemerintah di wilayah Jatim. Wakil
               Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto di
               Surabaya, Selasa, mengatakan dalam melaksanakan program pendidikan vokasi
               sistem ganda memang perlu perjuangan. Dia menilai, tidak maksimalnya pendidikan
               vokasi yang digagas pemerintah karena masih belum adanya komitmen kuat dari
               dua belah pihak, yakni sekolah serta dunia usaha serta dunia industri.

               "Baik sekolah maupun industri harus mau berkorban demi terciptanya tenaga kerja
               terampil yang sesuai dengan kebutuhan. Vokasi butuh pahlawan. Vokasi butuh dua
               kaki yang setara panjangnya. Industri dan sekolah yang mau berusaha semaksimal
               mungkin untuk mengaplikasikan sistem pendidikan ini dengan sebaik-baiknya,
               sesuai dengan prosedur," katanya.

               Ia mengatakan, pendidikan vokasi tidak semata-mata menerima pemagang dengan
               jumlah banyak di industri tanpa berpikir bagaimana mendidik mereka menjadi
               tenaga kerja yang kompeten.

               Adik yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP)
               Jatim ini mengaku Kadin Jatim bersama BKSP Jatim telah bekerja sama dengan IHK
               Trier Jerman atau dunia usaha Jermas sejak tahun 2015 untuk mencetak tenaga
               pengajar atau pelatih tempat kerja.

               "Pelatihan secara keberlanjutan ini dilakukan empat hingga lima kali dalam setahun.
               Dan hingga saat ini telah berhasil mencetak 453 lulusan pelatih tempat kerja,"
               katanya.

               Oleh karena itu, kata Adik, sinkronisasi dan harmonisasi antara sekolah dengan
               perusahaan tempat belajar harus lebih erat, dan ini butuh kesadaran dua bela pihak.

               "Sekolah tidak perlu memaksa industri menerima sebanyak mungkin pemagang, dan
               butuh kesadaran industri mengatur menerima jumlah atau siswa yang sesuai
               dengan profesi yang tersedia di industri tersebut. Dan tentu saja industri harus siap
               menerima pemagang. Kesiapan ini, melalui dua hal, siap dengan profesional bisa
               mengajar dan siap fasilitasnya," katanya.




                                                       Page 71 of 127.
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77