Page 70 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 70
Title PEMERINTAH NTT HARUS SERIUS BENAHI MASALAH PEKERJA MIGRAN
Media Name antaranews.com
Pub. Date 26 November 2019
https://www.antaranews.com/berita/1181207/pemerintah-ntt-harus-serius- benahi-
Page/URL
masalah-pekerja-migran
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
PEMERINTAH NTT HARUS SERIUS BENAHI MASALAH PEKERJA MIGRAN
Selain terdata lewat Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), sesuai amanat UU No 18
Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kupang - Sekretaris II
Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO),
Gabriel Goa mengatakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), harus
lebih serius membenahi masalah pekerja migran asal daerah itu.
"Jumlah jenazah menjadi 105 orang. Semoga jelang ulang tahun NTT, pemerintah
sungguh-sungguh serius membenahi ratusan ribu pekerja migran asal NTT yang
non prosedural," kata Gabriel Goa di Kupang, Selasa disela penjemputan jenazah
pekerja migran asal Ende di Bandara El Tari Kupang.
Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan meningkatnya jumlah pekerja migran
asal daerah itu yang meninggal dunia di luar negeri, dan apa yang harus dilakukan
pemerintah.
Menurut dia, pemerintah juga harus sungguh-sungguh dan serius menyiapkan SDM
NTT lewat Balai Latihan Kerja, dan memberangkatkan PMI secara resmi.
Selain terdata lewat Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), sesuai amanat UU No 18
Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, tambahnya.
Berdasarkan data Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Indonesia (BP3TKI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, jumlah PMI asal NTT yang
meninggal dunia selama Januari hingga 26 November 2019 sebanyak 105 orang.
Korban yang meninggal dunia ini, umumnya mereka yang mencari kerja ke luar
negeri, melalui jalur tidak resmi.
Menurut Gabriel Goa, pemerintah harus segera mengoptimalkan layanan terpadu
satu atap pada setiap daerah, untuk memudahkan Calon Pekerja Mingan (CMPI)
mendapat pelayanan.
Selain membangun balai latihan kerja (BLK) profesional di Tambolaka untuk
melayani CPMI asal Sumba, di Kupang untuk layani CPMI asal Timor, Rote Ndao,
Sabu Raijua dan Semau.
Serta BLK di Maumere untuk melayani CMPI di Flores, Palue, Solor, Adonara,
Lembata dan Alor.
Page 69 of 127.

