Page 73 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 73
Title PEMERINTAH KEMBANGKAN BLK KOMUNITAS OPTIMALKAN ANGKATAN KERJA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 26 November 2019
https://www.antaranews.com/berita/1181443/pemerintah-kembangkan-blk-ko munitas-
Page/URL
optimalkan-angkatan-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
PEMERINTAH KEMBANGKAN BLK KOMUNITAS OPTIMALKAN ANGKATAN
KERJA
Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi, melahirkan santri yang juga jadi
entrepreneur Karanganyar - Pemerintah berupaya mengembangkan Balai Latihan
Kerja (BLK) komunitas untuk mengoptimalkan angkatan kerja dan meningkatkan
kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
"Saat ini pemerintah sedang mengembangkan BLK komunitas, termasuk pada
komunitas berbasis agama, bukan hanya agama Islam tetapi juga dikembangkannya
BLK di wilayah dengan basis komunitas agama lain," kata Menteri Ketenagakerjaan
Ida Fauziyah pada Peresmian Gedung BLK Komunitas dan Gedung SMP Daarul
Qur'an serta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SMA dan Perumahan
Asatizh Daarul Qur'an di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa.
Ia mengatakan di sepanjang tahun 2019 pemerintah sudah membangun sebanyak
1.125 BLK komunitas. Harapannya, pada tahun 2020 pemerintah akan kembali
membangun 2.000 BLK komunitas.
"Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi, melahirkan santri yang juga jadi
entrepreneur, di antaranya melalui BLK. Jadi agar tidak menambah jumlah
pengangguran baru di Indonesia, disiapkan BLK yang membangun vokasi anak
kita," katanya.
Ia mengatakan dengan BLK yang terus dibangun, harapannya bukan hanya dari sisi
jumlah tetapi juga keberlanjutan dari lulusan BLK tersebut. Oleh karena itu,
pemerintah akan memberikan pendampingan hingga dua tahun selanjutnya.
"Harapannya BLK komunitas di sini bisa menjadi bagian penting dari program
pemerintah dan bisa mewujudkan Indonesia menjadi bangsa unggul tahun 2045
dan pada tahun yang sama Indonesia bisa menjadi satu dari lima negara besar di
dunia," katanya.
Ia mengatakan pengembangan BLK komunitas merupakan salah satu bentuk
realisasi visi dan misi pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode kedua ini.
"Setelah yang pertama fokus di pembangunan infrastruktur, untuk periode kedua ini
konsentrasi pada pengembangan SDM. Bukan tanpa alasan, ini jadi prioritas
pembangunan karena pada tahun 2020-2030 bangsa Indonesia akan mendapatkan
bonus demografi," katanya.
Page 72 of 127.

