Page 143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 143
Judul Kemanker: Pandemi sebabkan perubahan pola kerja dan jenis
pekerjaan
Nama Media lampung.antaranews.com
Newstrend Penyusunan Rencana Tenaga Kerja
Halaman/URL https://lampung.antaranews.com/nasional/berita/1609762/kemanker-
pandemi-sebabkan-perubahan-pola-kerja-dan-jenis-pekerjaan
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-14 16:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Barenbang
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Tri Retno Isnaningsih (Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian
Ketenagakerjaan) Jenis pekerjaan yang paling tepat adalah pekerjaan esensial dan
mengandalkan fleksibilitas
neutral - Tri Retno Isnaningsih (Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian
Ketenagakerjaan) Menyikapi perubahan pola perilaku bekerja dan jenis pekerjaan yang
kemungkinan akan diterapkan oleh dunia usaha, dengan cara me-reskilling tenaga kerja
Ringkasan
Jakarta - Pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap sektor ketenagakerjaan tidak hanya
karena jumlah pekerja yang terdampak tetapi membuat beberapa perubahan dalam pola
bekerja dan jenis pekerjaan, kata Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker) Tri Retno Isnaningsih.
KEMANKER: PANDEMI SEBABKAN PERUBAHAN POLA KERJA DAN JENIS
PEKERJAAN
Jakarta - Pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap sektor ketenagakerjaan tidak hanya
karena jumlah pekerja yang terdampak tetapi membuat beberapa perubahan dalam pola
bekerja dan jenis pekerjaan, kata Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker) Tri Retno Isnaningsih.
Menurut dia, sebanyak 63 persen pekerja selama pandemi bekerja secara jarak jauh
memanfaatkan teknologi digital atau bekerja dari rumah membuat menurunnya mobilitas ke
tempat kerja.
"Jenis pekerjaan yang paling tepat adalah pekerjaan esensial dan mengandalkan fleksibilitas,"
kata Retno dalam diskusi digital tentang rencana tenaga kerja (RTK) yang dipantau di Jakarta
pada Selasa.
142

