Page 138 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 138

Dia  meminta  pembahasan  RUU  Cipta  Kerja  harus  tetap  berjalan  di  tengah  kondisi  pandemi
              Covid-19. Sebab, jika tidak dimulai dari sekarang maka tidak tahu kapan Omnibus Law ini akan
              dibahas secara tuntas.

              Belum lagi, nantinya bakal ada PP mengenai RUU ini, dan 43 peraturan turunannya di dalamnya.

              "Jadi kalau nanti ada yang bilang bahasnya menunggu Covid kita sendiri nggak tahu kapan
              Covid  selesainya  sedangkan  negara-negara  lain  mereka  mempersiapkan  strateginya
              mempersiapkan dari sekarang kok dan saya tahu sekali karena mereka aktif," jelas dia.

              Rosan memandang, RUU Cipta Kerja ini menjadi kepentingan semua pihak, baik dunia usaha,
              pengusaha, dan juga pekerja. Sebab, menurut dia pengusaha tidak ada apa-apanya jika pekerja
              tidak ada, sementara sebaliknya pekerja tidak bisa jadi apa apa kalau tidak ada pengusaha yang
              memberi kerja.

              "Jadi  sebetulnya  ini  harus  berjalan berdampingan  begitu  kalau  orang  diluar  bilang  ini  harus
              dibedakan saya tidak setuju karena ini kepentingannya masing-masing sangat erat. Nah kalau
              kita lihat kalau saya bicara kontribusi dunia usaha terhadap perekonomian kita ini 87 persen,"
              kata dia.

              Reporter: Dwi Aditya Putra  Sumber: Merdeka.com.



















































                                                           137
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143