Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 134
Judul Omnibus Law Jadi Strategi Paling Mungkin untuk Atasi Masalah
Ekonomi di Tengah Pandemi
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/07/14/omnibus-law-jadi-
strategi-paling-mungkin-untuk-atasi-masalah-ekonomi-di-tengah-
pandemi
Jurnalis Hasanudin Aco
Tanggal 2020-07-14 17:04:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Yustinus Prastowo (Pengamat pajak) Sikap Publik Terhadap RUU Cipta Kerja
positive - Yustinus Prastowo (Pengamat pajak) Di saat pandemi ini, ekonomi kita yang biasanya
ditopang oleh belanja rumah tangga dan pemerintah praktis turun. Belanja pemerintah yang
terus didorong juga punya batas. Otomatis kita sangat memerlukan investasi untuk menopang
ekonomi kita ini
neutral - Yustinus Prastowo (Pengamat pajak) Perizinan yang mempersulit dihilangkan,
terutama untuk usaha yang tidak berisiko tinggi. Pelaku UMKM juga coba di-mainstreaming,
mandat untuk melakukan kemitraan dan didorong untuk membentuk PT. Ini membantu mereka
untuk mendapat akses ke perbankan
positive - Yustinus Prastowo (Pengamat pajak) Soal outsourcing, saya rasa ini tetap bisa
dikomunikasikan jalan tengahnya. Terkait pesangon yang jumlahnya diperkecil, pemerintah
menawarkan unemployment benefit yang justru lebih menjamin keberlangsungan pekerja
Ringkasan
Pengamat pajak dan staf khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menilai Omnibus Law
Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja merupakan strategi yang paling mungkin diambil
untuk menyelesaikan masalah ekonomi yang muncul karena pandemi Covid-19 .
"Kalau dilihat secara objektif dan faktual, kita harus akui bahwa Indonesia ini over regulated
dan terlalu banyak aturan tumpang tindih. Butuh diet dan perampingan regulasi supaya bisa
bergerak gesit setelah pandemi ini. Omnibus Law Cipta Kerja ini strategi paling mungkin untuk
diambil bagi kebutuhan-kebutuhan objektif ekonomi kita saat ini," kata Yustinus dalam rilis
survei "Sikap Publik Terhadap RUU Cipta Kerja" yang diselenggarakan SMRC, Selasa
(14/7/2020).
133

