Page 74 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 74
Dianta menuturkan elemen yang harus menjadikan RUU Cipta Kerja sebagai konsensus juga
bukan hanya pemerintah dan DPR.
Dia menyebut para pengusaha, perbankan, hingga pelaku usaha di level kecil, menengah, dan
besar juga harus menjadikan RUU tersebut sebagai konsensus ekonomi.
Dianta mengatakan gejolak politik yang ditimbulkan akibat tidak adanya konsensus terhadap
omnibus law bisa membuat perkembangan ekonomi ke depan pasca Covid-19 menjadi
terhambat.
Sebab, dia berkata ekonomi bisa bergerak ke atas jika konsensus terhadap RUU tersebut
tercipta.
"Harapan utama saya ini harus menjadi konsensus ekonomi bersama. Bahwa melalui omnibus
law kita bisa melangkah bersama, minimal bersama membangkitkan ekonomi Indonesia.
Memajukan ekonomi Indonesia menuju dari kelas menengah ke kelas menengah ke atas,"
ujarnya.
Di sisi lain, Dianta berharap RUU Cipta Kerja membuat permodalan bagi UMKM menjadi lebih
mudah, misalnya ke perbankan. Sebab, dia mengatakan kemudahan mendirikan UMKM tidak
akan bermanfaat jika akses pemodalan tetap sulit.
"Di Indonesia itu yang paling utama adalah kemudahan mendapatkan akses modal. Itu paling
penting," ujar Dianta.
Dia juga mengingatkan UMKM dan koperasi menyerap tenaga kerja paling banyak. Sehingga,
dia berharap kedua sektor itu mendapat kemudahan lewat RUU Cipta Kerja. (flo/jpnn).
73

