Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 69
Judul SMRC: 87 Persen Warga Anggap PHK Lebih Banyak Dibanding 2019
Nama Media jawapos.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.jawapos.com/nasional/14/07/2020/smrc-87-persen-
warga-anggap-phk-lebih-banyak-dibanding-2019/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-14 22:08:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Deni Irvani (Direktur Riset SMRC) Survei itu berdasar pada masyarakat yang tahu atau
pernah mendengar RUU Cipta Kerja
negative - Deni Irvani (Direktur Riset SMRC) Tercatat 71 persen mayoritas warga merasa kondisi
ekonomi rumah tangganya sekarang lebih buruk atau jauh lebih buruk dibanding sebelum ada
wabah Covid-19. Sementara ada 81 persen mayoritas warga menilai kondisi ekonomi nasional
sekarang lebih buruk
neutral - Deni Irvani (Direktur Riset SMRC) 87 persen warga menilai jumlah PHK sekarang lebih
banyak dibanding tahun lalu. Artinya hampir semua warga
positive - Deni Irvani (Direktur Riset SMRC) 66 persen mendukung langkah Jokowi menjadikan
RUU Cipta Kerja sebagai instrument kebijakan untuk mengatasi mencegah PHK dan mempeluas
lapangan kerja
positive - Deni Irvani (Direktur Riset SMRC) Ada juga 58 persen mayoritas warga mendukung
langkah Jokowi untuk menjadikan RUU Cipta Kerja sebagai instrument kebijakan mengatasi
krisis ekonomi
Ringkasan
Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis hasil survei terbarunya. Kali ini terkait dengan
Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) yang ada Badan legsilasi (Baleg) DPR.
Hasilnya, 52 persen masyarakat mendukung RUU Cipta Kerja untuk segera disahkan. Sementara
yang tidak mendukung ada sekitar 37 persen.
SMRC: 87 PERSEN WARGA ANGGAP PHK LEBIH BANYAK DIBANDING 2019
Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis hasil survei terbarunya. Kali ini terkait dengan
Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) yang ada Badan legsilasi (Baleg) DPR.
Hasilnya, 52 persen masyarakat mendukung RUU Cipta Kerja untuk segera disahkan. Sementara
yang tidak mendukung ada sekitar 37 persen.
"Survei itu berdasar pada masyarakat yang tahu atau pernah mendengar RUU Cipta Kerja," ujar
Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam keterangan tertulisnya pada , Selasa (14/7).
68

