Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 31
Title MENEGAKKAN BENANG BASAH PENEMPATAN PMI KE SAUDI
Media Name antaranews.com
Pub. Date 25 Juli 2019
https://www.antaranews.com/berita/975098/menegakkan-benang-basah-penem patan-
Page/URL
pmi-ke-saudi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Penempatan akan dilakukan dalam satu kanal, termasuk penerbitan visa kerja
Jakarta - Sembilan belas syarikah (perusahaan) jasa tenaga kerja asing dari Arab
Saudi tampak hadir di ruang pertemuan hotel berbintang lima di kawasan bisnis
Mega Kuningan, Jakarta.
Mungkin ini kunjungan bersejarah buat mereka, mungkin juga bagi program
penempatan pekerja migran Indonesia (PMI, dahulu TKI) ke negara hijaz itu.
Mereka datang atas undangan Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati) untuk
membahas detil perjanjian tentang tata kelola dan tata niaga penempatan PMI ke
Saudi Dahulu upaya menempatkan PMI secara legal ke Saudi seperti membangkit
batang terendam atau menegakkan benang basah. Artinya, sebuah misi yang sulit
diwujudkan.
Permasalahannya, sejak 1 Agustus 2011 penempatan PMI ke Saudi dihentikan
sementara (moratorium). Penyebabnya, banyaknya permasalahan muncul di negara
tujuan penempatan, di antara banyak PMI melampaui masa tinggal (over stay ), lari
dari majikan dan menjadi pekerja ilegal, upah yang tak dibayar dan beberapa di
antara tinggal di rumah tahanan imigrasi juga rumah tahanan (penjara) dengan
berbagai kasus, termasuk terancam hukuman mati (pancung).
Banyak kajian yang sudah dilakukan. Kesimpulannya, hampir semua permasalahan
berawal dari dalam negeri. Di antaranya, TKI tidak siap secara fisik dan mental,
peraturan yang tumpang tindih, koordinasi yang buruk di kalangan pemerintah dan
pengawasan yang lemah.
Kondisi itu diperburuk lagi ketika tersiar kabar 28 TKI terancam hukuman mati pada
Juni 2011. Ancaman hukuman mati merupakan momok bagi program penempatan
tenaga kerja ke Saudi.
Tekanan di dalam negeri begitu tinggi. Mereka mengecam hukuman mati dan
menyalahkan pemerintah Indonesia --di dalam dan di luar negeri-- seakan tidak
berbuat apa-apa dalam menyelamatkan anak bangsa. Perusahaan jasa penempatan
menjadi bulan-bulanan. Pahlawan kemanusiaan bermunculan.
Page 30 of 121.

