Page 36 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 36
" Petani pun harus diupayakan mempunyai pengetahuan entrepreneur atau
wirausaha baru," ucap Iwa dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com,
Kamis (25/7/2019).
Pelatihan wirausaha
Untuk itu, Pemprov Jabar mengadakan Pelatihan Pemantapan Kewirausahaan bagi
Petani dan Peninjauan Pameran Hasil Usaha Para Wirausaha Baru (WUB) di Aula
Balai Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Bojong
Picung, Cianjur, Selasa (23/7/19).
Selain pelatihan wirausaha, dalam kesempatan yang sama diadakan juga Gelar Alat
Mesin Pertanian (Alsintan).
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Hendi J
melaporkan, jumlah peserta pelatihan selama lima hari itu mencapai 90 orang.
Para peserta berasal dari Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten
Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat,
Kabupaten Purwakarta.
Ada juga peserta dari Kabupaten Subang, Kabupaten karawang, Kabupaten Bekasi,
Kabupaten Cianjur, hingga Kabupaten Bogor.
"Sasaran dari pelatihan ini, peserta akan mempunyai jaringan yang luas, agar lebih
menarik dari segi packaging, perbaikan kualitas dari produk pangan (baik yang
sudah diolah atau belum)," kata Hendi.
Pelatihan itu, menurut Iwa, merupakan langkah evaluasi bagi para petani dan
pelaku usaha yang sudah mendapatkan pelatihan sebelumnya. Pihaknya ingin
melihat sejauh mana pelatihan tersebut berdampak pada peningkatan usaha
pertanian.
"Tadi saya evaluasi, dari 90 orang itu ternyata yang tadinya hanya dikerjakan
sendiri, dipasarkan sendiri dan lain sebagainya. Sekarang dia sudah mempunyai
tenaga kerja serta sudah ada peningkatan dari sisi kemasan dan sisi penjualan,"
imbuhnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data Pemprov Jabar, wirausaha baru yang telah dilatih
oleh Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat sejak 2015-2018
mencapai sekira 3.200 petani atau pelaku usaha.
Page 35 of 121.

