Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 38

Title          MENEGAKKAN BENANG BASAH PENEMPATAN PMI KE SAUDI
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      25 Juli 2019
                              https://jatim.antaranews.com/nasional/berita/975098/menegakkan-benang- basah-
               Page/URL
                              penempatan-pmi-ke-saudi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Sembilan belas syarikah (perusahaan) jasa tenaga kerja asing dari Arab Saudi
               tampak hadir di ruang pertemuan hotel berbintang lima di kawasan bisnis Mega
               Kuningan, Jakarta.

               Mungkin ini kunjungan bersejarah buat mereka, mungkin juga bagi program
               penempatan pekerja migran Indonesia (PMI, dahulu TKI) ke negara hijaz itu.

               Mereka datang atas undangan Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati) untuk
               membahas detil perjanjian tentang tata kelola dan tata niaga penempatan PMI ke
               Saudi Dahulu upaya menempatkan PMI secara legal ke Saudi seperti membangkit
               batang terendam atau menegakkan benang basah. Artinya, sebuah misi yang sulit
               diwujudkan.

               Permasalahannya, sejak 1 Agustus 2011 penempatan PMI ke Saudi dihentikan
               sementara (moratorium). Penyebabnya, banyaknya permasalahan muncul di negara
               tujuan penempatan, di antara banyak PMI melampaui masa tinggal (over stay ), lari
               dari majikan dan menjadi pekerja ilegal, upah yang tak dibayar dan beberapa di
               antara tinggal di rumah tahanan imigrasi juga rumah tahanan (penjara) dengan
               berbagai kasus, termasuk terancam hukuman mati (pancung).

               Banyak kajian yang sudah dilakukan. Kesimpulannya, hampir semua permasalahan
               berawal dari dalam negeri. Di antaranya, TKI tidak siap secara fisik dan mental,
               peraturan yang tumpang tindih, koordinasi yang buruk di kalangan pemerintah dan
               pengawasan yang lemah.

               Kondisi itu diperburuk lagi ketika tersiar kabar 28 TKI terancam hukuman mati pada
               Juni 2011. Ancaman hukuman mati merupakan momok bagi program penempatan
               tenaga kerja ke Saudi.

               Tekanan di dalam negeri begitu tinggi. Mereka mengecam hukuman mati dan
               menyalahkan pemerintah Indonesia --di dalam dan di luar negeri-- seakan tidak
               berbuat apa-apa dalam menyelamatkan anak bangsa. Perusahaan jasa penempatan
               menjadi bulan-bulanan. Pahlawan kemanusiaan bermunculan.

               Desakan untuk menghentikan penempatan ke Saudi begitu kuat, sehingga akhirnya



                                                       Page 37 of 121.
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43