Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 43
"Nantinya secara bertahap akan dilakukan di 11 wilayah operasional BPJS
Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia," katanya.
Beberapa persyaratan bagi penerima program itu, antara lain Warga Negara
Indonesia dengan Nomor Induk Kependudukan valid, minimal kepesertaan satu
tahun pada program BPJS Ketenagakerjaan, dan sedang mencari kerja, ter-PHK baik
karena berakhirnya kontrak kerja maupun kejadian tertentu yang dicantumkan
dalam perjanjian kerja, serta usia maksimal 40 tahun.
Selain itu, terdapat beberapa kriteria bagi keberlangsungan pelatihan agar mampu
menjamin mutu bagi peserta, di antaranya lembaga dengan izin operasional resmi,
BLK milik pemerintah maupun swasta, memiliki minimal dua jenis modul pelatihan,
serta memiliki kerja sama dengan perusahaan penyerap tenaga kerja.
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif mengatakan pelatihan
vokasi itu dibagi dalam beberapa persentase, yakni menyiapkan kemampuan
pekerja siap pakai yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja 40 persen,
menyiapkan pekerja sesuai karakteristik zona, area, dan komunitas strategis 25
persen.
Selain itu, menyiapkan pekerja sesuai dengan tren pekerjaan atau industri baru di
masa depan 20 persen serta menciptakan wirausaha baru skala kecil dan mikro 15
persen.
"Alokasi serapan pelatihan vokasi ini tersebar dalam semua segmen pekerjaan, di
antaranya pekerja pada industri digital dan kreatif, jasa kemasyarakatan, konstruksi,
maritim, pengolahan, dan wirausaha," kata dia.
.
Page 42 of 121.

