Page 102 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 102

Title          MENINGGAL KARENA CORONA, BPJAMSOSTEK AKAN BERI JAMINAN KEMATIAN
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      10 Maret 2020
                              https://news.detik.com/berita/4933429/meninggal-karena-corona-bpjamsos tek-akan-
               Page/URL
                              beri-jaminan-kematian
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Jakarta  -  Wabah virus corona di Indonesia kini telah menjangkit 19 orang.
               BPJAMSOSTEK akan memberi perlindungan jaminan kematian kepada 19 orang
               tersebut bila mereka merupakan peserta BPJAMSOSTEK.

                "Kalau corona ini kan masuk ke dalam wabah pandemi/global, pengobatan yang
               menanggung pemerintah. Kalau kemungkinan terburuk ada yang meninggal karena
               corona di Indonesia, BPJAMSOSTEK akan memberi perlindungan jaminan kematian,"
               kata Yasarudin selaku Deputi Direktur Bidang Kebijakan Operasional Program
               BPJAMSOSTEK di Hotel Vasa Surabaya, Selasa (10/3/2020).

                 Meski demikian, BPJAMSOSTEK tidak menanggung pengobatan pasien corona
               meski yang bersangkutan merupakan peserta. Itu karena penanganan dan
               perawatan wabah corona sudah di atur dalam peraturan menteri. Aturan tersebut
               tertuang dalam Peraturan Kemenkes RI No HK.01.07/Menkes/104/2020 tentang
               penetapan infeksi corona virus sebagai penyakit yang menyebabkan wabah dan
               upaya penanggulangannya.


                   "Jadi seluruh biaya perawatan dan penanganannya ditanggung pemerintah. Jadi
               tidak termasuk dalam jaminan sosial atau jaminan kecelakaan kerja," jelasnya.


                "Jadi masuk dalam perlindungan jaminan kematian BPJAMSOSTEK. Bukan masuk
               dalam kecelakaan kerja, karena kalau kecelakaan kerja akibat penyakit yang
               disebabkan kerja. Itu pun yang bersangkutan minimal 3-4 tahun sudah bekerja di
               profesinya tersebut," lanjutnya.

                 Yasarudin menambahkan, peraturan tersebut masih tetap berlaku bila yang
               terjangkit corona adalah seorang pekerja Anak Buah Kapal (ABK).

                "Tetap karena corona ini, wabah global, perawatan yang mengurus negara. Baru
               kalau semisal kemungkinan terburuk ternyata pasien meninggal dan pasien terdaftar
               sebagai peserta maka masuk dalam perlindungan jaminan kematian," pungkasnya.

                (prf/ega)







                                                      Page 101 of 117.
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107