Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 104

Title          KEMENTERIAN PUPR TARGETKAN SERTIFIKASI 243 RIBU PEKERJA
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      10 Maret 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1347722/kementerian-pupr-targetkan-s ertifikasi-
               Page/URL
                              243-ribu-pekerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Secara Kementerian itu angkanya (target) sebanyak 243.000 pekerja  Makassar -
               Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan
               melakukan sertifikasi kepada 243 ribu pekerja di Indonesia pada tahun ini.

                "Secara Kementerian itu angkanya (target) sebanyak 243.000 pekerja," kata Kepala
               Seksi Lembaga Masyarakat, Subdit Kerja Sama Kementerian PUPR, Aditya Anwar
               pada acara sosialisasi dan diskusi komitmen pelaksanaan jaminan sosial
               ketenagakerjaan sektor jasa konstruksi dengan penguatan sistem manajemen K3 di
               Makassar, Selasa.


                Menurut dia, target itu khusus untuk di Kementerian PUPR dan ada pula dari
               sejumlah balai yang juga memiliki target masing-masing.


                Sebagai upaya mewujudkan target tersebut, pihaknya telah menyiapkan berbagai
               langkah konkret di antaranya membuka pelatihan dengan berbagai tingkatan dan
               kategori untuk mendapatkan sertifikat.


                 Yakni dengan adanya program percepatan sertifikasi dengan melibatkan Lembaga
               Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

                Lembaga ini sudah mengatur soal tata cara termasuk tarif yang dibebankan bagi
               para pekerja yang ingin mendapatkan atau memperoleh sertifikat keahlian yang
               dapat dipercaya kemampuannya.


                "Jadi beragam tarifnya sesuai spesifikasi atau kategori misalkan ahli, muda dan
               utama," ujarnya.

                Terkait masih sedikitnya pekerja yang memiliki sertifikasi, kata dia, dikarenakan
               persoalan kesadaran masyarakat.

                 "Jadi selama ini sama analoginya yaitu bisa nyetir tapi belum memiliki SIM. Namun
               kita akan terus melakukan sosialisasi untuk menginformasikan kepada para pekerja
               terkait pentingnya sertifikasi," sebut dia.

                "Dan kami tekankan, target kita disini adalah orang yang sudah bekerja, bukan
               orang yang masih mencari pekerjaan," lanjut dia.

                Pewarta: Abdul Kadir  Editor: Edy Sujatmiko  COPYRIGHT (c)2020  .



                                                      Page 103 of 117.
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109