Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 103

Title          OMNIBUS LAW, WALI KOTA CIMAHI : BURUH TAK PERLU MOGOK MASSAL
               Media Name     gatra.com
               Pub. Date      10 Maret 2020
                              https://www.gatra.com/detail/news/471718/hukum/omnibus-law-wali-kota-c imahi--
               Page/URL
                              buruh-tak-perlu-mogok-massal
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Cimahi, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna merespons aspirasi buruh soal
               penolakan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Ia
               mengaku telah meneruskan tuntutan buruh langsung ke pemerintah pusat.

                Oleh karena itu, Ajay minta serikat buruh di Kota Cimahi tak berlebihan dalam
               menyikapi isu tersebut. Apalagi harus menggelar aksi mogok masal daerah.

                "Saya pikir jangan terlalu berlebihan yah. Saya rasa pemerintah akan memikirkan
               itu. Saya minta agar buruh tetap bekerja seperti biasa," ucap Ajay usai menemui
               massa buruh di Alun-alun Kota Cimahi, Jalan Jenderal Amir Mahmud, Cimahi, Selasa
               (10/3).

                 Tolak Omnibus Law, Buruh Cimahi Siapkan Aksi Mogok Massal  Seperti diketahui,
               ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Seluruh Cimahi
               (Agresi) menggelar aksi demonstrasi dan rapat akbar tolak omnibus law Rancangan
               Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di Alun-alun Kota Cimahi, Selasa (10/3). Dalam
               aksi itu, 6 serikat buruh Cimahi sepakat untuk menggelar aksi mogok massal pada
               Kamis, 12 Mei 2020.

                Ajay menemui langsung massa buruh. Bahkan ia sempat berorasi dan
               membubuhkan tanda tangan penolakan Omnibus Law dalam spanduk besar yang
               disediakan para demonstran.


                Menurutnya, proses pembuatan RUU Cipta Kerja bakal memakan waktu cukup
               lama. Hal tersebut memungkinkan aturan itu terus dirubah. Sehingga kekhawatiran
               buruh soal aturan itu bisa jadi tak bakal terjadi.

                "Saya pikir proses RUU Omnibus Law ini masih panjang. Saya yakin hasilnya bakal
               menguntungkan semua pihak. Kekhawatiran para buruh besar kemungkinan tak
               akan terjadi," pungkasnya.

                Reporter: Kendra Adnan  Editor: Andik Sismanto.















                                                      Page 102 of 117.
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108