Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 55
"Penetapan hari libur dan cuti yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap
peningkatan perekonomian nasional di aspek pariwisata, juga dalam rangka
silaturahmi, saling mengenal antarmasyarakat Indonesia, maka hari libur ini bisa
dimanfaatkan semua pihak," lanjut mantan rektor Universitas Muhammadiyah
Malang ini.
Semula, hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 yaitu 20 hari, dengan
perincian hari libur nasional 16 hari dan cuti bersama 4 hari. Rapat merumuskan
untuk menambah empat hari libur yang semula telah ditetapkan 20 hari menjadi 24
hari sebagaimana ditetapkan dalam SKB Tiga Menteri Nomor 174 Tahun 2020,
Nomor 01 Tahun 2020, Nomor 01 Tahun 2020. Tambahan empat hari libur yang
disepakati adalah pada 28 dan 29 Mei, 21 Agustus, dan 30 Oktober.
Hadir dalam RTM Menparekraf Wishnutama, Menpan-RB Tjahjo Kumolo, Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Agama Fachrur Razi, Sekjen Kemendagri,
dan perwakilan K/L terkait lainnya.
Ida Fauziyah menjelaskan, tujuan utama revisi hari libur yang ditambah pemerintah
ialah untuk meningkatkan perekonomian nasional. Dia menjelaskan, pemerintah
sudah menghitung jika jumlah libur nasional 24 hari seperti halnya pada 2018 itu
pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2018 lebih baik daripada 2019. "Dan tahun
2020 ini kan liburnya cuma 20 hari, jadi ditambah 2 hari jadi 24 hari. Harapan kita,
pertumbuhan ekonomi nasional kita semakin baik," katanya seusai konferensi pers.
Politikus PKB ini menjelaskan bahwa penambahan libur ini tentu saja akan dibahas
dengan asosiasi pengusaha agar mereka mengerti bahwa produktivitas akan
meningkat jika para pekerja diberi kesempatan libur. Dia mengatakan, cuti bersama
antara di perusahaan swasta dan ASN ini berbeda prinsipnya. Di pihak swasta cuti
bersama ini, sifatnya fakultatif karena terikat dengan perjanjian kerja bersama
antara perusahaan dan pegawai.
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Tjahjo Kumolo memastikan kerja PNS tidak berkurang dengan adanya penambahan
cuti bersama. Dia juga memastikan bahwa disiplin PNS terjaga dengan baik.
"Pelayanan masyarakat tetap terjaga dan disiplin pegawai ditegakkan. Menurut
saya, PNS akan taat pada keputusan pemerintah," katanya kepada KORAN SINDO
kemarin.
Dia mengatakan bahwa keputusan penambahan cuti bersama diambil setelah
dilakukan rapat yang dipimpin Menko PMK dan dihadiri dirinya, Menteri Agama,
Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pariwisata, dan perwakilan kementerian/lembaga.
Dia mengatakan bahwa penambahan ini dapat meningkatkan semangat kerja PNS.
"Menurut saya dapat memberikan semangat kerja bagi PNS dan mendukung
pergerakan ekonomi," tuturnya.
Tjahjo juga memastikan bahwa penambahan cuti bersama ini tidak akan
memengaruhi hak cuti tahunan milik PNS. Dengan begitu, cuti tahunan PNS tidak
berkurang sama sekali.
Page 54 of 117.

