Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 149

Title          APINDO SEBUT KOTA BEKASI TAK WAJIB TERAPKAN UMK: ITU JELAS DISEBUTKAN DI SE
                              MENTERI TENAGA KERJA
               Media Name     jakarta.tribunnews.com
               Pub. Date      15 November 2019
               Page/URL       https://jakarta.tribunnews.com/2019/11/15/apindo-sebut-kota-bekasi-tak -wajib-
                              terapkan-umk-itu-jelas-disebutkan-di-se-menteri-tenaga-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar  BEKASI SELATAN -  Asosiasi
               Pengusaha Indonesia (Apindo menyebutkan bahwa, Kota Bekasi merupakan wilayah
               yang masuk kategori tidak wajib menerapkan  Upah Minimum Kabupaten/Kota
               (UMK)  .

                Anggota Dewan Pengupahan Kota Bekasi dari unsur Apindo, Nugroho,
               menjelaskan, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 disebutkan UMK
               dapat diatur di suatu daerah, kemudian diperkuat dengan surat edaran Menteri
               Tenaga Kerja (Menaker) yang memaparkan bahwa UMK itu dapat diartikan tidak
               wajib.

                "Dalam surat edaran Menteri Tenaga Kerja tanggal 15 Oktober 2019, itu di angka 5
               jelas-jelas disebutkan bahwa UMK itu dapat artinya tidak wajib, wajib jika di daerah
               tersebut mampu melaksanakan upah minimum di atas upah provinsi," jelas Nugroho
               di kantor Disnaker Kota Bekasi, Kamis, (14/11/2019).


                Di Kota Bekasi, Nugroho berdalih bahwa, 70 persen perusahaan di wilayah
               setempat tidak mampu melaksanakan UMK 2019 senilai Rp. 4.229.756. Hal ini
               berkaitan dengan kemampuan perusahaan di Kota Bekasi yang mayoritas tidak
               dapat memenuhi nilai upah yang ditetapkan.

                "Wajib jika di daerah tersebut mampu melaksanakan upah minimum di atas upah
               provinsi nah Kota Bekasi yang 70 persen itu ternyata tidak mampu melaksanakan
               UMK 2019, jelas-jelas kok gitu kan, bisa kita buktikan,pemerintah enggak punya
               data itu," ungkapnya.

                APINDO tidak menyebut apakah Kota Bekasi seharusnya menerapkan Upah
               Minimum Provinsi (UMP). Adapun UMP Jawa Barat jauh di bawah UMK, tahun 2020
               saja yang baru diputuskan Gubernur, nilai angkanya sebesar Rp 1.810.351 per
               bulan.

                Hal ini yang mendasari APINDO menolak kenaikan UMK 2020, selama rapat
               pembahasan kenaikan, mereka sama sekali tidak mengusulkan angka kenaikan.





                                                      Page 148 of 211.
   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154