Page 153 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 153

Title          ASPEK MINTA MENAKER BIJAK SOAL PENGUPAHAN DI DAERAH
               Media Name     sindonews.com
               Pub. Date      15 November 2019
                              https://metro.sindonews.com/read/1459155/170/aspek-minta-menaker-bijak -soal-
               Page/URL
                              pengupahan-di-daerah-1573802626
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative
















               Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) menolak kebijakan pemerintah pusat yang akan
               menghapus upah minimum kabupaten/kota hingga UMK sektoral dan mengganti
               menjadi satu sistem pengupahan di daerah.


               Presiden ASPEK Indonesia Mirah Sumirat meminta, agar Menteri Ketenagakerjaan
               (Menaker), Ida Fauziah lebih bijaksana dalam memutuskan kebijakan tersebut
               dengan lebih adil. Sehingga nasib pekerja/buruh tidak semakin buruk.


               "Dipastikan apabila rencana Menaker tersebut jadi dilaksanakan maka akan
               memperburuk ekonomi negara, yang akan ditandai dengan daya beli masyarakat
               yang semakin menurun," kata Mirah kepada SINDOnews, Jumat (15/11/2019).


               Menindak lanjuti hal tersebut, menurut dia, seharusnya Menaker lebih
               memprioritaskan untuk menghapus Peraturan Pemerintah No.78/2015 tentang
               Pengupahan karena telah melanggar Undang-Undang yang lebih tinggi, yaitu UU
               No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan mengembalikan sistem
               pengupahan berbasis survei kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai dasar
               menentukan upah minimum, baik di tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten.

               "Wilayah yang masuk kategori miskin akan sulit mengejar UMK di tingkat provinsi,
               sedangkan wilayah yang UMK nya sudah lebih tinggi akan terhambat kenaikan UMK-
               nya karena harus menahan laju upahnya agar tidak memberatkan masyarakat,"
               terangnya.


               Untuk itu, Mirah mendorong Menaker untuk memfungsikan Lembaga Kerja Sama
               Tripartit Nasional dan Dewan Pengupahan Nasional dalam menyusun regulasi
               ketenagakerjaan.


               "Kita berharap regulasi yang dihasilkan benar-benar melalui pembahasan dan
               mempertimbangkan usulan perwakilan dari pihak-pihak yang mewakili kepentingan
               dalam dunia usaha dan tenaga kerja," tandasnya.





                                                      Page 152 of 211.
   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157   158