Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 156
Title KARTU PRAKERJA DAN VOKASI BPJAMSOSTEK SASAR KEBUTUHAN DUNIA USAHA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 15 November 2019
https://www.antaranews.com/berita/1164803/kartu-prakerja-dan-vokasi-bp jamsostek-
Page/URL
sasar-kebutuhan-dunia-usaha
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Program Kartu Prakerja dan Vokasi BPJAMSOSTEK sama-sama melatih dan
mendidik angkatan kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dengan
pangsa peserta berbeda tetapi bertujuan sama, mengatasi pengangguran.
Mantan Menaker Hanif Dhakiri di sela acara Diskusi High Level Update dengan
mengusung tema Designing Compensation & Benefit Toward A Better Future di
Jakarta, Jumat, mengatakan program Kartu Prakerja dilakukan secara masif karena
berdasarkan kajian, hanya 20 persen tenaga kerja yang kualifikasinya memenuhi
kebutuhan dunia usaha.
Dia menjelaskan bahwa sekitar 60 persen angkatan kerja Indonesia saat ini masih
berpendidikan sekolah menengah pertama atau tak tamat SMP. Dari sisanya,
setengah yang memenuhi kualifikasi dunia usaha.
"Jadi, jika ada 10 angkatan kerja baru, hanya dua orang yang memenuhi kualifikasi
dunia usaha. Sisanya, perlu dilatih agar memenuhi syarat dan terserap dunia
usaha," ujar Hanif.
Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI
menargetkan dua juta orang akan memperoleh Kartu Prakerja pada 2020 untuk
menekan angka pengangguran di Tanah Air.
"Jadi selama tiga bulan mereka akan mendapatkan insentif dengan nominal
tertentu," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenaker RI Khairul Anwar di Jakarta,
Kamis (14/11).
Ia menjelaskan peserta akan memperoleh insentif dari pemerintah selama tenggat
waktu pelatihan hingga mendapatkan pekerjaan.
Sementara program Vokasi BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan) menyasar peserta pekerja yang di-PHK dengan syarat sudah
bekerja minimal setahun dan sudah menjadi peserta BPJAMSOSTEK.
Program ini sudah dimulai pada September lalu dan ditarget hingga akhir bulan
Desember 2019 diikuti 1.000 peserta," ujar anggota Dewas BPJAMSOSTEK Inda D.
Hasman.
Page 155 of 211.

