Page 207 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 207
Jonli mengatakan, UMK kabupaten kota di Riau ditetapkan dan disahkan oleh
Gubernur Riau paling lambat tanggal 21 November 2019 mendatang, sehingga
pihaknya berharap sebelum tanggal tersebut semua sudah tuntas.
"Kalau bisa sebelum tanggal 21 November itu sudah lengkap semua, karena itu
deadline waktunya untuk penetapan oleh pak Gubenur," sebutnya.
Jonli mengungkapkan, sejauh ini pihaknya melihat usulan UMK yang sudah
diajukan oleh 11 kabupaten/kota itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78
Tahun 2015 tentang Pengupahan.
"Dari hasil verifikasi itu kita akan mengetahui kabupaten/kota mana yang sudah
sesuai dengan 8,51 persen itu. Kalau yang belum kita kembalikan untuk dibahas
ulang," kata dia.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara resmi mengumumkan
Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau tahun 2020, Jumat (1/11/2019).
UMP Riau 2020 ditetapkan sebesar Rp 2.888.564.
Angka UMP Riau 2020 ini mengalami kenaikan sekitar 8,5 persen dari UMP Riau
tahun 2019. Yakni sebesar Rp 2.662.025.
"Alhamduliah, hari ini secara resmi SK penetapan UMP Riau 2020 ditetapkan oleh
Pak Gubernur. Sesuai hasil sidang dewan pengupahan UMP Riau tahun 2020
ditetapkan sebesar Rp 2.888.564.
UMP Riau 2020 mulai diberlakukan 1 Januari 2020," kata Jonli, Jumat (1/11/2019)
lalu.
Jonli mengatakan, dengan adanya kenaikan UMP di tahun 2020 ini, pihaknya
berharap para pekerja dan buruh di Riau bisa semakin meningkatkan kinerja dan
produktifitasnya, sehingga kenaikan upah sesuai sejalan dengan kontribusi pekerja
kepada perusahaan.
"Dengan adanya kenaikan ini, maka diharapkan akan ada kesejahteraan buruh,
pekerja. Karena ini merupakan komitmen dari pemerintah untuk meningkatkan
kesejahteraan buruh. Diharapkan ini sejalan dengan produktifitas kerja, sehingga
perusahaan bisa berkembang lebih baik," sebutnya.
Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono
Page 206 of 211.

