Page 205 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 205
Title DEWAN PENGUPAHAN KALSEL MINTA KABUPATEN KOTA SEGERA USULKAN BESARAN UMK
Media Name banjarmasin.tribunnews.com
Pub. Date 15 November 2019
https://banjarmasin.tribunnews.com/2019/11/15/dewan-pengupahan-kalsel- minta-
Page/URL
kabupaten-kota-segera-usulkan-besaran-umk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Pengupahan Provinsi Kalsel
mengharapkan kabupaten kota di provinsi ini untuk segera bisa mengusulkan
besaran upah minimum kota/kabupaten ke Gubernur Kalsel melalui Dinas Tenaga
Kerja dan Tramigrasi (Disnakertrans) provinsi setempat.
"Iya kita harapkan paling lambat akhir November 2019 ini usulan besaran upah
minimum kota/kabupaten sudah ada," kata Wakil Ketua Dewan Pengupahan Kalsel,
Salim Fakhry, Jumat (15/11/19).
Menurut Salim, usulan penetapan upah minimum kota/kabupaten itu merupakan
kesepakatan antara pengusaha yakni melalui Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
dan serikat pekerja.
Pemprov Kalsel melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi provinsi setempat
sudah mengumumkan secara resmi Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel untuk
2020 mendatang.
Berdasarkan SK Gubernur Sahbirin Noor nomer : 188.44/0868/KUM/ 2019, bahwa
UMP Kalsel tahun 2020 telah di tetapkan sebesar Rp. 2.887.488,59,-.
"Sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) kementerian tenaga kerja tahun 2003, jika
ada kabupaten kota itu membuat upah minimum kota/kabupaten (UMK), maka
harus lebih tinggi besarannya dari UMP Kalsel. Jika UMK itu lebih rendah dari UMP
itu tidak boleh," katanya.
Ditambahkannya, saat ini 11 kabupaten kota di Kalsel mulai bersidang untuk
mengusulkan penetapan UMK. Pada akhir November 2019 diharapkan semua
kabupaten kota sudah final untuk menentukan besaran usulan UMK.
"Sosialisi dari usulan penetapan UMK dari semua kabupaten kota itu akan
mengundang dewan pengupahan Kalsel," katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).
Page 204 of 211.

