Page 210 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 210

''Sebab PPTKIS ini tidak punya harapan lagi kepada BPJS TKI, untuk mengeluarkan
               dana klaim dan karena birokrasi yang susah. Akhirnya PPTKIS ini menalangi sendiri
               pengobatan TKI yang terkena kecelakaan kerja tersebut. Menurut undang-undang
               tugas PPTKIS memberikan asuransi kepada TKI. BPJS TKI tidak boleh kemudian
               mengandalakan PPTKIS untuk menalangi biaya pengobatan tersebut,'' lanjut Ika

               Disebutkan dalam pelaksanaannya, setiap TKI yang akan disalurkan ke luar negeri
               wajib membayar iuran BPJS TKI dengan sistem beli putus untuk dua tahun, sebesar
               total Rp 370 ribu perorang. Di Jateng, Ika menyebut setiap tahun ada 10.000 TKI

               yang diberangkatkan ke Singapura, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan, dan Jepang.

               ''Itu baru di Jateng belum di seluruh daerah di Indonesia. Menurut sumber kami,
               BPJS TKI itu sudah menampung ratusan miliar rupiah iuran dari para TKI. Dana
               sebesar itu, untuk klaim pengobatan TKI kenapa dipersulit. Contohnya di Ungaran,
               ada TKI dari PPTKIS yang saya kelola mengalami patah kaki. Semua berkas sudah
               komplet saya urus hingga ke KBRI di Singapura. Namun saat di Indonesia, TKI ini
               dua hari tidak mendapatkan rumah sakit dan setelah ditangani sampai boleh pulang,
               klaim belum bisa dicairkan,'' lanjutnya.


















































                                                      Page 209 of 211.
   205   206   207   208   209   210   211   212