Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 75
Title TERKAIT VIRUS KORONA, PEMERINTAH DIMINTA HENTIKAN PENGIRIMAN PMI KE TIGA
NEGARA
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 10 Februari 2020
Page/URL https://www.beritasatu.com/ekonomi/599699/terkait-virus-korona-pemerin tah-diminta-
hentikan-pengiriman-pmi-ke-tiga-negara
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Tokoh muda Indramayu yang dikenal vokal terhadap isu Pekerja Migran Indonesia
(PMI), Toni, mendesak Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, untuk menghentikan
sementara (moratorium) penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor
domestik ke Hong Kong, Singapura dan Taiwan.
Pasalnya, virus korona sedang mewabah saat ini harus disikapi serius oleh
pemerintah sebelum jatuh korban dari banyak warga negara Indonesia (WNI),
selain satu PMI di Singapura.
Sense of protection pemerintah harus dikedepankan dengan memutuskan untuk
menghentikan sementara dan tidak sekedar menyumbangkan masker.
Kekhawatiran pemerintah pada virus korona yang mengancam nyawa PMI mestinya
melebihi ketakutan pemerintah kepada 600 WNI yang terindikasi menjadi anggota
ISIS yang ingin pulang ke Indonesia.
"Kami mendesak agar Menaker segera memoratorium sementara penempatan PMI
PLRT ke Hong Kong, Singapura dan Taiwan," ujar Toni dalam keterangan
tertulisnya, Senin (10/2/2020).
Menurut Toni, beredarnya virus korona di Tiongkok merupakan momentum bagi
pemerintah untuk menunjukkan kepekaannya dalam melindungi segenap bangsa
Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, sekaligus melakukan kajian ulang
tentang tata kelola penempatan PMI ke Hong Kong, Singapura dan Taiwan.
Dalam kajian-kajian PMI di Indramayu diketahui bahwa tidak sedikit PMI yang
mengalami permasalahan di tempat bekerja seperti PHK sepihak, gaji, tidak dibayar
penuh, cost structure (biaya penempatan yang tinggi), over charging (besarnya
beban biaya pengurusan untuk bekerja yang ditetapkan agensi) dari agensi, dan
pemindahan kerja PMI dari Hong Kong ke Macau dan Tiongkok.
"Kami menilai, selama lebih dari dua dasawarsa ini, pemerintah masih abai atas
permasalahan PMI di ketiga negara itu. Padahal Indramayu merupakan kabupaten
penyumbang terbesar dalam penempatan PMI sektor domestik selama ini dan kami
melihat pemerintah melakukan pembiaran terlalu lama dari ajang over charging
agensi yang jelas merugikan PMI termasuk kantor perwakilan ktia di tiga negara itu
tidak melakukan evaluasi terhadap kinerja agensi yang selama ini merugikan PMI.
Semua perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta
Page 74 of 76.

