Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 11

Judul               Ratusan Buruh Tolak RUU Tenagakerjaan
                 Nama Media          Pos Kota

                 Newstrend           Omnibus Law
                 Halaman/URL         Pg5
                 Jurnalis            BI
                 Tanggal             2020-07-22 05:53:00
                 Ukuran              149x71mmk
                 Warna               Hitam/Putih
                 AD Value            Rp 8.940.000
                 News Value          Rp 44.700.000
                 Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                 Layanan             Korporasi
                 Sentimen            Negatif

              Narasumber

              negative  -  Saparudin  (Sekwil  ASPSB  Banten)  Kami  minta  RUU  ini  dikeluarkan  dari  klaster
              ketenagakerjaan. Karena dampaknya begitu dahsyat, dan' ini jadi bentuk kekhawatiran kami
              kaum buruh dimana apabila RUU itu disahkan maka akan hilang pula kepastian kerja

              negative - Saparudin (Sekwil ASPSB Banten) Kalau RUU itu dikabulkan nasib kami bagaimana.
              Sekarang  saja  dengan  adanya  pandemi  PHK  (pemutusan  hubungan  kerja)  oleh  perush-aan
              sudah semaunya. Bahkan ada yang tidak dibayar. Ini UU saja belum disahkan tapi PHK sudah
              terjadi

              positive  -  Isbandi  (Koordinator  ASPSB  Kabupaten  Serang)  Hasilnya  ngga  ada  yang
              menguntungkan buruh

              Ringkasan

              Ratusan  buruh  yang  tergabung  dalam'Aliansi  Serikat  Pekerja/Serikat  Buruh  (ASPSB)  Banten
              menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Banten, Selasa (21/7). Massa mendesak
              DPRD untuk menolak RUU Klaster ketenagakerjaan. Sekwil ASPSB Banten, Saparudin, lembaga
              legislatif  Provinsi  Banten  mengeluarkan  surat  rekomendasi  kepada  pemerintah  pusat  untuk
              mencabut RUU tersebut.

              RATUSAN BURUH TOLAK RUU TENAGAKERJAAN

              Ratusan  buruh  yang  tergabung  dalam'Aliansi  Serikat  Pekerja/Serikat  Buruh  (ASPSB)  Banten
              menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Banten, Selasa (21/7). Massa mendesak
              DPRD untuk menolak RUU Klaster ketenagakerjaan. Sekwil ASPSB Banten, Saparudin, lembaga
              legislatif  Provinsi  Banten  mengeluarkan  surat  rekomendasi  kepada  pemerintah  pusat  untuk
              mencabut RUU tersebut.

              "Kami  minta  RUU  ini  dikeluarkan  dari  klaster  ketenagakerjaan.  Karena  dampaknya  begitu
              dahsyat, dan' ini jadi bentuk kekhawatiran kami kaum buruh dimana apabila RUU itu disahkan
              maka akan hilang pula kepastian kerja," kata Saparudin.

              Jika RUU Omnibus Law Ketenagakerjaan itu disahkan, ia mengungkap hak-hak pekerja juga
              akan tergerus.



                                                           10
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16