Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 115
"Ini adalah bagian dari upaya kita semua untuk bersama-sama melawan Covid -19," kata Ida,
Selasa (21/7).
Diketahui 1,6 juta alat kesehatan yang dihasilkan oleh peserta BLK dikerjakan oleh 8.876 peserta
pelatihan di seluruh BLK di Indonesia.
Secara rinci, pembuatan alat kesehatan ini melibatkan 23 BLK UPTP, 71 BLK UPTD, dan 10 BLK
Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sejak bulan Maret 2020 dan rencananya
akan berakhir di bulan Juli 2020.
Hasilnya, dapat diproduksi sebanyak 1,5 juta masker, 47 ribu APD, 50 ribu handsanitizer, 26
ribu face shield, dan 1.116 wastafel.
Masing-masing BLK ditugaskan produk alat kesehatan berbeda. Ada 9 BLK dan BPP pusat
ditugaskan untuk memproduksi hand sanitizer. Yaitu BBPLK Medan, BBPLK Semarang, BLK
Makassar, BLK Banda Aceh, BLK Kendari, BLK Lembang, BLK Padang, BLK Belitung, dan BPP
Kendari.
Selain itu, 6 BLK pusat dan 4 BLK daerah bertugas memproduksi bilik desinfektan. Yaitu BBPLK
Bekasi, BLK Surakarta, BLKPP DIY, BLK Padang, BLK Makassar, BLK Gorontalo, BLK Takalar, BLK
Majene, BLK Samarinda, dan BBPLK Bandung.
Sedangkan baju APD yang diproduksi oleh 8 BLK pusat, yaitu BBPLK Semarang, BLK
Banyuwangi, BLK Makassar, BLK Ambon, BLK Surakarta, BLK Padang, BLK Kendari, dan BLK
Samarinda.
Pembuatan wastafel dengan sistem infus diproduksi oleh 1 BLK pusat, yaitu BLK Lembang.
Update Covid-19 Ibukota Tembus 443 Kasus Begini Kronologi Tenaga Ahli Positif Covid-19
Hingga KPU Tutup Kantor 3 Hari Adapun secara khusus, BLK Padang juga telah memproduksi
peti Covid dan shield antidroplet.
EDITOR: ANGGA ULUNG TRANGGANA Tag: VIRUS CORONA KEMNAKER IDA FAUZIYAH.
114

