Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 116
Judul Saat pandemi, Kemnaker dorong ketahanan pangan via pelatihan
pertanian
Nama Media antaranews.com
Newstrend Pelatihan Pertanian Kemnaker
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/1624458/saat-pandemi-
kemnaker-dorong-ketahanan-pangan-via-pelatihan-pertanian
Jurnalis Mulyana
Tanggal 2020-07-21 19:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Dalam situasi pandemi COVID-19 ini, semua elemen masyarakat dan juga pemerintah harus
bersinergi untuk mencari solusi yang terbaik dengan tidak mengandalkan impor pangan dari
negara lain Serang - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di masa pandemi COVID-19
saat ini mendorong sinergi penguatan ketahanan pangan dengan menciptakan program
pelatihan pertanian dan program pembangunan padat karya dengan mengoptimalkan Balai
Latihan Kerja (BLK).
SAAT PANDEMI, KEMNAKER DORONG KETAHANAN PANGAN VIA PELATIHAN
PERTANIAN
Dalam situasi pandemi COVID-19 ini, semua elemen masyarakat dan juga pemerintah harus
bersinergi untuk mencari solusi yang terbaik dengan tidak mengandalkan impor pangan dari
negara lain Serang - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di masa pandemi COVID-19
saat ini mendorong sinergi penguatan ketahanan pangan dengan menciptakan program
pelatihan pertanian dan program pembangunan padat karya dengan mengoptimalkan Balai
Latihan Kerja (BLK).
"Kami juga ingin berkontribusi melakukan pelatihan pertanian sebagai jawaban agar ketahanan
pangan kita semiakin kuat, menggabungkan antara kegiatan pelatihan pertanian yang
berkompetensi," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam kunjunganya di Balai Besar
Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang, Provinsi Banten, Selasa.
Menaker mengatakan, program yang memuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah itu
dapat menciptakan petani tradisional yang berkompetensi, sehingga menciptakan hasil produk
lebih tinggi dan unggul.
"Dari petani tradisional menjadi petani berkopetensi sehingga dengan pertanian yang memiliki
produk yang tinggi dan keinginan kita untuk membangun ketahanan pangan itu bisa terwujud,"
katanya.
115

