Page 121 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 121

"Pemerintah  berupaya  menyiapkan  sejumlah  langkah  untuk  pengamanan  CovID-19  dan
              dampaknya,  termasuk  mengerahkan  program  pelatihan  kerja  di  BLK,"  ujar  Ida  dalam
              keterangan tertulis, Selasa (21/7/2020).

              Wali Kota Serang Syafrudin, Kepala BBPLK Serang, Agung Nur Rohmad, Kadisnaker Serang,
              Akhmad Benbela, dan Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Serang, Ida berpesan kepada
              para  penerima  bantuan  agar  alat-alat  yang  diberikan  dapat  digunakan  untuk  membantu
              masyarakat dalam menanggulangi penyebaran COVID-19. Ida menyebutkan dalam menghadapi
              pandemi  COVID-19,  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  telah  melakukan  refocusing
              program tanggap COVID-19 dengan mengoptimalkan fungsi BLK, baik BLK UPTP, BLK UPTD,
              dan BLK Komunitas.


              "BLK  diarahkan  untuk  menyelenggarakan  pelatihan  penanganan  dampak  Covid-19  yang
              ditujukan untuk menyiapkan dan memproduksi barang/alat yang dapat membantu masyarakat
              dalam pencegahan penularan COVID-19," imbuhnya.

              Ida mengatakan untuk mempercepat penanganan dampak COVID-19 dan peningkatan SDM di
              daerah, perlu adanya sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Kebijakan yang dibuat
              di daerah  harus  selaras  dengan  yang  dibuat  oleh  pemerintah  pusat  untuk  membangun dan
              menciptakan ekosistem perekonomian nasional yang kondusif dan berdaya saing. Sementara
              itu, Dirjen Binalattas, Bambang Satrio Lelono mengatakan sejak COVID-19 merebak, pihaknya
              telah melaksanakan program tanggap COVID-19 dan mengoptimalkan fungsi BLK. Pelatihan BLK
              diarahkan untuk menghasilkan produk-produk kesehatan COVID-19.

              Bambang menambahkan sebanyak 8.876 peserta pelatihan di seluruh BLK telah membuat alkes
              yang diperlukan masyarakat untuk mencegah COVID-19 dengan melibatkan 23 BLK UPTP, 71
              BLK UPTD, dan 10 BLK Komunitas.

              "Hasilnya dapat diproduksi sebanyak 1,5 juta masker, 47 ribu APD, 50 ribu hand sanitizer, 26
              ribu face shield, dan 1.116 wastafel," katanya.

              Bambang  menjelaskan  hasil  pelatihan  penanganan  dampak  COVID-19  di  BBPLK  Serang
              sebagian telah didistribusikan ke wilayah Kota dan Kabupaten serang, Kota Cilegon, Kabupaten
              Lebak, dan Pandeglang. (prf/ega)

































                                                           120
   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126