Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 149
Salah satu cara menyiasati kondisi pandemi ini, Pinisri menjual produknya via online.
"Walau tidak sebanyak offline, tapi lumayan. Kalau dulu jualan sehari paling tidak ada Rp 2 juta,
selama pandemi ini jualan online hanya Rp 500 ribu. Tapi lumayan lah, yang penting karyawan
saya terus bekerja," akunya.
Selain terus berproduksi, Pinisri mulai menyiapkan usahanya dengan protokol kesehatan Covid-
19.
"Warung sudah mulai buka selama satu minggu terakhir, order kue dan kripik jalan terus. Untuk
itu, kami harus menyesuaikan dengan aturan yang berlaku. Biar yang datang ke sini merasa
aman kalau melihat standar kesehatan sudah kita jalankan," jelasnya.
Alih-alih mengutuk, Pinisri justru mengaku bahwa pandemi ini adalah masa bagi dia untuk lebih
banyak bersyukur pada Allah SWT. Dia merasa bahwa selama ini sudah banyak rezeki yang
mengalir dari usahanya.
"Itu sebabnya saya tidak merumahkan karyawan, saya enggak takut rugi," kata dia.
"Saya tidak mau menyerah. Kita harus bangkit," ujarnya menyemangati.
Dalam kesempatan itu, Pinisri juga berpesan kepada pemerintah dan pelaku pariwisata agar
wisata kembali dibuka. Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Pariwisata ini sangat menopang kehidupan UMKM, mohon agar wisata segera dibuka kembali.
Kalau wisatanya bagus dan taat protokol kesehatan, UMKM-nya juga patuh, maka wisatawan
maupun pelaku wisatanya juga sehat," pungkas Pinisri.
148

