Page 153 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 153
ini diselenggarakan Sabtu (18/7) lalu di Ballroom Hotel The Zuri Dumai, dengan tetap
menerapkan protokol covid-19.
Didik dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi ini secara khusus digelar untuk semakin
meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman para vendor terkait protokol yang berlaku untuk
pencegahan penyebaran covid-19.
Tidak hanya itu, dengan menggandeng Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, aspek-aspek terkait
ketenagakerjaan juga menjadi salah satu poin yang terus disampaikan, agar pelaksanaan TA
yang melibatkan ribuan tenaga. kerja dapat dijalankan sesuai peraturan.
"Di tengah pandemi covid-19, kami telah siapkan protokol covid-19 khusus menghadapi kegiatan
TARUD 2020 ini. Koordinasi terus kami jalankan dengan Wali Kota Dumai, dinas terkait serta.
Gugus Tugas Covid-19 Dumai guna menyukseskan kegiatan ini,"katanya.
Diakuinya, sebagai unit operasi Pertamina yang beroperasi nonstop memproduksi BBM bagi
kebutuhan energi nasional, setiap 5 tahun sekali wajib dilaksanakan kegiatan TA sebagai upaya
peremajaan performa kilang agar kembali optimal seperti awal didirikan.
"TA merupakan hajatan besar yang tidak hanya, penting bagi Pertamina. namun juga bagi
seluruh masyarakat Indonesia. Dengan kembali optimalnya, performa operasional kilang.
Pertamina. dapat terus melakukan pemenuhan kebutuhan energi nasional seperti BBM dan LPG
yang sangat penting bagi masyarakat," terangnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Dumai, MT Parulian Siregar menekankan koordinasi lintas elemen
dalam pelaksanaan kegiatan ini harus terus dijalankan. Tidak hanya terkait aspek
ketenagakerjaan namun juga menyangkut upaya pencegahan covid-19 melalui Gugus Tugas
Covid-19 Kota Dumai.
Sementara, berkaitan dengan serapan tenaga kerja. Unit Manager Communication, Relations &
CSR Pertamina RU H, Brasto Galih Nugroho menjelaskan, TARU II 2020 ini diprediksi menyerap
hingga 3.000 tenaga kerja yang mayoritas lokal Dumai.
Berdasarkan pemetaan tenaga kerja yang dilakukan Pertamina RU II, kegiatan yang
direncanakan berjalan 30 hari ini akan melibatkan hingga 63% tenaga kerja lokal Dumai, 3?%
tenaga kerja luar Dumai, dan Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan persentase hanya 0,6% dari
total keseluruhan prediksi tenaga kerja TA tersebut.
Khusus mengenai TKA, Brasto menjelaskan, dilibatkannya tenaga kerja asing ini didasari
kebutuhan tenaga ahli (expert) yang jumlahnya terbatas dengan bidang kerja spesifik, seperti
tenaga, ahli perbaikan reaktor. tenaga ahli penggantian katalis atau Change Out Catalyst (COC),
ataupun tenaga ahli refractory atau semen panas yang memegang sertifikasi API 396 Refractory
Personnel.
Selain itu, tambahnya, keterlibatan TKA ini juga berkaitan dengan perusahaan produsen
peralatan asli atau yang lazim disebut Original Equipment Manufacturer (OEM) yang digunakan
di Kilang RU II, sehingga perbaikan atas alat tersebut hanya dapat dijalankan oleh perusahaan
produsen.
Perusahaan asing yang terlibat pun bervariasi, di antaranya dari Singapura, Malaysia, Jepang,
termasuk perusahaan produsen dari Eropa, (dkp)
Caption-KILANG PERTAMINA - Kilang Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai akan melakukan
perbaikan terencana berskala besar atau Tum Around (TA), yang akan melibatkan sekitar 8.000
pekerja.
152

