Page 158 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 158
meningkatkan komunikasi dengan kepala daerah terkait baik di provinsi maupun
kabupaten/kota.
Tujuannya, selain untuk mengetahui progres proyek yang dilaksanakan, juga agar daerah bisa
ikut membantu meminimalisir dampak dari proyek tersebut.
"Karena selain kebermanfaatan, semua pembangunan tidak lepas dari dampak, baik ke
masyarakat maupun lingkungan. Jika kami Pemprov atau kabupaten/kota diberikan informasi
terkait progres, kami juga turut merasa memiliki sebagai pemerintah. Jika tidak, proyek itu
seolah proyek asing," kata Kang Uu.
"Lainnya, untuk meminimalisir dampak lingkungan dari proyek tersebut, ada komunikasi juga
dengan masyarakat. Karena intinya kami pun ingin mendukung, ingin mem-back up, jika ada
masalah-masalah (di daerah) yang dilewati proyek, apalagi di Jabar," tuturnya.
Adapun beberapa PSN yang tengah dikerjakan di Jabar antara lain Waduk Cipanas dan Waduk
Kuningan (BBWS Cimanuk Cisanggarung), Waduk Leuwikeris (BBWS Citanduy), Pelabuhan
Patimban, Bendungan Sadawarna (Kabupaten Subang), hingga kereta cepat Jakarta-Bandung.
Beberapa PSN tersebut sudah menyerap tenaga kerja lokal, jumlahnya bervariasi, contohnya
150 warga lokal dari total 350 pekerja di proyek Bendungan Sadawarna, 250 warga lokal dari
total 510 pekerja di proyek Waduk Leuwikeris, dan 308 warga lokal dari total 804 pekerja di
proyek Pelabuhan Patimban.
Kepada para peserta yang hadir, Kang Uu juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jabar
sangat mendukung proyek-proyek strategis nasional yang ada di Jabar. Dari pertemuan ini,
dirinya pun berharap keinginan Jabar terkait peningkatan jumlah tenaga kerja lokal dalam PSN
bisa terwujud. "Semoga ini semua menjadi perhatian pemerintah pusat terkait jumlah dan
kualitas pekerjaan yang diberikan kepada Jabar. Hasil rapat ini semua juga akan menjadi
pembahasan di kami, termasuk keinginan dari pemerintah pusat itu sendiri," kata Uu.
"Karena proyek sekali pun manfaatnya ada yang dirasakan oleh warga Jabar, tapi kami yakin
semua kegiatan ini tujuan demi masyarakat secara umum, tidak diskriminatif untuk wilayah
tertentu," ujarnya.
157

