Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 159
Judul Presiden KSPI Sebut Jutaan Buruh Terancam PHK Jika Covid-19 Belum
Berakhir di 2021
Nama Media winnetnews.com
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL https://www.winnetnews.com/post/presiden-kspi-sebut-jutaan-buruh-
terancam-phk-jika-covid-19-belum-berakhir-di-2021
Jurnalis Anggara Putra Utama
Tanggal 2020-07-21 11:45:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia belum terlihat akan mereda dalam waktu dekat.
Bahkan sebaliknya, beberapa minggu jumlah positif harian terus bertambah.
PRESIDEN KSPI SEBUT JUTAAN BURUH TERANCAM PHK JIKA COVID-19 BELUM
BERAKHIR DI 2021
Pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia belum terlihat akan mereda dalam waktu dekat.
Bahkan sebaliknya, beberapa minggu jumlah positif harian terus bertambah.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
menyebut pandemi Covid-19 yang terus berlangsung ini bisa mengancam nasi buruh ,
termasuk ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terus menghantui, "Ancaman PHK
ratusan ribu sampai Desember dan kalau tidak selesai Covid-19 dan juga market terganggu
jutaan buruh di 2021 akan kena PHK, itu berbahaya seperti resesi great depression, depresi
ekonomi dunia dan kita mendekati resesi, dan akan terjadi PHK besar besaran," kata Said dalam
keterangannyadi Kantor KSPI, Jakarta, Senin (20/7).
Menurut Said, setiap buruh yang terkena PHK akan didata di posko darurat PHK KSPI. Setelah
pendataan, nantinya KSPI akan meminta kejelasan dari pemerintah tentang langkah strategis
bagaimana menangani PHK yang menimpa buruh.
"Setelah pendataan kita dapatkan maka kita minta pemerintah apa langkah strateginya? Kita
minta hak-hak buruh dibayarkan, tapi sebelum hak-hak buruh dibayarkan atau terjadi PHK harus
ada langkah langkah menghindari sebisa mungkin terjadinya PHK," lanjut dia.
Dia menambahkan, pandemi Covid-19 akan mengancam industri manufaktur. Menurutnya saat
ini telah banyak pabrik mobil yang berhenti produksi. Hal serupa juga terjadi di industri lain,
seperti tekstil, garmen, dan sepatu yang tak sedikit sudah mulai melakukan PHK terhadap
karyawannya.
"Dan kita minta hak-hak karyawan yang dirumahkan dibayar penuh upahnya. Pabrik elektronik
sudah mulai kekurangan bahan baku begitu juga alat kesehatan," jelasnya..
158

