Page 193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 193
Judul Usaha Mikro Serap 70% Tenaga Kerja, Menaker Genjot Pelatihan
Kewirausahaan
Nama Media Koran Sindo
Newstrend Pembekalan Inkubasi Bisnis In Wall
Halaman/URL Pg2
Jurnalis abdul rochim
Tanggal 2020-07-21 05:37:57
Ukuran 171x244mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 102.600.000
News Value Rp 513.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah secara resmi membuka Pembekalan Kewirausahaan
(Inkubasi Bisnis In Wall) di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan
Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang, Bandung, Ahad (19/7) malam.
Pembekalan kewairausahaan inkubasi bisnis, menurut Ida, bertujuan memberikan bekal dan
pendampingan kepada para peserta, sehingga mampu menjadi wirausahawan yang tangguh,
inovatif, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
USAHA MIKRO SERAP 70% TENAGA KERJA, MENAKER GENJOT PELATIHAN
KEWIRAUSAHAAN
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus berusaha menciptakan wirausaha melalui
pelatihan inkubasi bisnis di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan
Kerja (BBPPK dan PKK) Lembang.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, jenis usaha ultramikro,
mikro, dan kedi menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, mencapai lebih dari 70%. "Jenis usaha
ultramikro, mikro, dan kecil ini strategis bagi pekerja yang terkena PHK (pemutusan hubungan
kerja) dan dirumahkan," ujar Menaker dalam keterangan tertulis, setelah membuka Pembekalan
Kewirausahaan (Inkubasi Bisnis In Wall) di BBPPK dan PKK Lembang, Bandung Barat, Minggu
malam(19/7/2020).
Karena pentingnya pelatihan inkubasi bisnis untuk melahirkan wirausaha, Menaker
menginstruksikan pada jajaran BBPPK dan PKK untuk terus mengembangkan berbagai program
pelatihan dan melakukan sinergi dengan sejumlah stakeholders terkait untuk meningkatkan
kompetensi tenaga kerja dan perluasan pasar kerja. Satu di antara upaya yang dilakukannya
ialah memperluas kesempatan kerja (jobcreation) melalui program kewirausahaan.
"Kami berharap peserta penerima program pembekalan ini dapat menjadi wirausaha yang
mampu bersaing di dalam negeri maupun internasional dan mampu menyerap tenaga kerja
sehingga dapat membantu pemerintah dalam perluasan kesempatan kerja," harapnya.
192

