Page 197 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 197
Judul RUU Cipta Kerja Bisa Jadi Solusi
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/330106-ruu-cipta-kerja-bisa-
jadi-solusi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-21 04:50:30
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pembahasan RUU Cipta Kerja yang masih dilakukan oleh DPR mampu memunculkan peluang
dan norma baru bagi pekerja dan pengusaha di Indonesia. Peluang dan norma ini harusnya bisa
dimanfaatkan pada masa pemulihan ekonomi setelah badai pandemi.
RUU CIPTA KERJA BISA JADI SOLUSI
RANCANGAN Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dinilai bisa menjadi jalan keluar masalah
ekonomi dari pandemi covid-19. Namun, itu disertai catatan, semua pihak yang pro dan kontra-
RUU itu harus duduk bersama menyusunnya demi mendorong investasi dan membuka lapangan
kerja.
"Dalam rancangan itu prinsipnya untuk mendorong investasi. Pemerintah berkeinginan
meningkatkan investasi makanya kemudian tujuannya adalah menciptakan lapangan kerja,"
kata pengamat ekonomi dari Universitas Sumatra Utara, Wahyu Ario Pratomo, kemarin.
Terkait dengan sejumlah kontroversinya, Wahyu mengatakan semua pihak harus melihat
dampak dari penerapan RUU Cipta Kerja secara utuh dan jernih. Bakal regulasi itu memiliki
banyak dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
"Kita harus melihat ini secara utuh dan jernih. Kalau masih banyak orang yang mendapatkan
dampak positifnya, sebaiknya kebijakan ini diambil saja," kata Wahyu.
Ia mengharapkan pihak-pihak yang menolak RUU Cipta Kerja agar berdialog dengan pemerintah
dan DPR. Dengan berdialog, jalan tengah diharapkan ditemukan demi kepentingan bangsa dan
negara.
"Ruang diskusi dengan pemerintah masih terbuka. Segala aspirasi saya kira bisa diakomodasi,"
pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Willy Aditya menambahkan, pihaknya akan
mengawal pembahasan RUU ini supaya memberikan manfaat sebesar-besarnya terhadap
196

