Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 195
Judul Menteri Ida Semangati Korban PHK
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Kerjasama Kemnaker dan Pemkab Bandung Barat
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/330090-menteri-ida-
semangati-korban-phk
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-21 04:55:53
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meluncurkan program padat karya pertanian untuk
menanggulangi buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemik Covid-19.
Program ini diberikan kepada 120 orang warga Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Sebanyak 120 orang yang telah kehilangan pekerjaan itu diberi lahan pertanian seluas 10
hektare di blok Cinangela, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, KBB. Kemenaker melalui balai
latihan kerja (BLK) juga memberikan pelatihan dan pendampingan sampai masa panen tiba.
MENTERI IDA SEMANGATI KORBAN PHK
MENTERI Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberi perhatian terhadap upaya pemerintah
mencetak wirausahawan tangguh di tengah pandemi. Minggu (19/7) malam, dia menyemangati
sekitar 200 peserta pelatihan kewirausahaan di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja di
Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
"Saat ini jenis usaha ultramikro, mikro, dan kecil, menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di
Tanah Air. Di masa pandemi ini, jenis usaha ini sangat strategis bagi pekerja yang terkena PHK
atau dirumahkan," ujar Menteri.
Peserta pelatihan berasal dari 7 provinsi. Mereka dilatih dalam bidang pertanian, perikanan,
peternakan, kuliner, jasa, dan industri kreatif selama 5 hari.
Sebelumnya, Menteri Ida juga meluncurkan program Padat Karya pertanian bagi buruh yang
menjadi korban pemutusan hubungan kerja karena pandemi. Program itu diikuti 120 warga
Bandung Barat.
Mereka bekerja di lahan pertanian seluas 10 hektare di Blok Cinangela, Desa Mekarsari,
Kecamatan Ngamprah. Kementerian Ketenagakerjaan memberikan pelatihan dan
pendampingan hingga masa panen tiba. "Padat Karya pertanian ini hasil sinergi dua lembaga,
yaitu Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja
dengan Pemkab Bandung Barat," tambah Ida.
194

