Page 202 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 202

kita sedang krisis dan membutuhkan kesegeraan. Kementerian kami siap mendukung utk itu.
              Proses yang dilalui setelah keluarnya Peraturan Pemerintah, membutuhkan Peratura turunan-
              turunanya yang banyak, itu yang harus diselesaikan



              Ringkasan
              Kementerian  Keuangan  (Kemenkeu)  tengah  menyiapkan  skema  program  penjaminan  kredit
              modal kerja bagi korporasi guna mendorong dunia usaha padat karya bisa kembali melakukan
              aktivitas usaha. Skema ini akan disandingkan dengan penempatan dana pemerintah tambahan
              yang diperluas hingga ke bank pembangunan daerah (BPD).



              DIGIKU DIHARAPKAN DAPAT MENDORONG UMKM

              Jakarta  -  Pemerintah  bersama  Himpunan  Bank-Bank  Milik  Negara  (Himbara)  meluncurkan
              layanan kredit secara digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertajuk
              DigiKu.
              Layanan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah dalam mendorong UMKM agar memasuki
              ekosistem  digital,  melengkapi  gerakan  nasional  Bangga  Buatan  Indonesia  yang  telah
              diperkenalkan sebelumnya.

              "Kami  menyambut  baik  program  Digital  Kredit  UMKM  (DigiKu)  yang  merupakan  kerja  sama
              Himbara dengan e-commerce platform ini," ujar Menteri Koordiator Perekonomian Airlangga
              Hartarto.

              Menurut  Airlangga,  di  saat  ruang  gerak  terbatas  akibat  adanya  pandemi  Covid-19,  DigiKu
              diharapkan  dapat  membantu  pemulihan  ekonomi  dengan  akses  lebih  luas  dan  dengan
              dokumentasi yang lebih mudah.

              "Tentu dengan adanya DigiKu ini, harapannya dapat menciptakan good finance sehingga UMKM
              dapat mengakses kredit secara lebih mudah. Kita berharap bahwa transaksi e-commerce akan
              semakin tinggi," tutur Airlangga.

              Airlangga juga menyatakan bahwa gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia telah menjadi
              bahan pembicaraan di kawasan ASEAN.

              "Saat (saya) mengikuti salah satu acara World Economic Forum (WEF), mereka mengapresiasi
              apa yang dilakukan oleh Indonesia," kata Airlangga.
              Airlangga  mengatakan,  besarnya  potensi  ekonomi  digital  Indonesia  pada  tahun  2025
              mendatang  juga  menjadi  hal  yang  perlu  diperhitungkan.  Pasalnya,  potensi  ekonomi  digital
              Indonesia  pada  tahun  tersebut  mencapai  USD  133  miliar.  Sementara  di  tahun  yang  sama,
              realisasi potensi ekonomi digital ASEAN senilai USD 153 miliar.

              "Ini artinya lebih dari 85% pasarnya ada di Indonesia," jelas Airlangga.

              Menurut  data  WEF,  1  dari  4  pekerja  ekonomi  mengatakan  bahwa  sumber  pendanaan  yang
              paling  penting  adalah  perbankan,  bantuan  pemerintah,  dan  pinjaman  online.  Selain  itu,
              sebanyak 34% digital tools yang digunakan saat pandemi adalah e-banking.


              "Sesuai dengan acara hari ini, yaitu peluncuran program Digital Kredit UMKM. Tentu peluncuran
              siang hari ini mendapatkan momentum yang sangat tepat," tambah Airlangga.


                                                           201
   197   198   199   200   201   202   203   204