Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 88
Judul Saat pandemi, Kemnaker dorong ketahanan pangan via pelatihan
pertanian
Nama Media kepri.antaranews.com
Newstrend Pelatihan Berbasis Kompetensi BBPLK Serang
Halaman/URL https://kepri.antaranews.com/nasional/berita/1624458/saat-pandemi-
kemnaker-dorong-ketahanan-pangan-via-pelatihan-pertanian
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-21 19:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami juga ingin berkontribusi melakukan
pelatihan pertanian sebagai jawaban agar ketahanan pangan kita semiakin kuat,
menggabungkan antara kegiatan pelatihan pertanian yang berkompetensi
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dari petani tradisional menjadi petani
berkopetensi sehingga dengan pertanian yang memiliki produk yang tinggi dan keinginan kita
untuk membangun ketahanan pangan itu bisa terwujud
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Memiliki tanggung jawab untuk membangun
sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Peningkatan kompetensi dan produktivitas lebih baik
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kita sebagai bangsa Indonesia tidak bisa lagi
mengandalkan impor pangan dari negara luar. Mau tidak mau kita harus menciptakan pangan
yang cukup kuat
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di masa pandemi COVID-19 saat ini mendorong
sinergi penguatan ketahanan pangan dengan menciptakan program pelatihan pertanian dan
program pembangunan padat karya dengan mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK).
Menaker mengatakan, program yang memuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah itu
dapat menciptakan petani tradisional yang berkompetensi, sehingga menciptakan hasil produk
lebih tinggi dan unggul.
SAAT PANDEMI, KEMNAKER DORONG KETAHANAN PANGAN VIA PELATIHAN
PERTANIAN
Serang (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di masa pandemi COVID-19 saat
ini mendorong sinergi penguatan ketahanan pangan dengan menciptakan program pelatihan
pertanian dan program pembangunan padat karya dengan mengoptimalkan Balai Latihan Kerja
(BLK).
87

