Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 95
Judul Menaker: AKB baru harus jadi kebutuhan saat pandemi
Nama Media kaltara.antaranews.com
Newstrend Pelatihan Berbasis Kompetensi BBPLK Serang
Halaman/URL https://kaltara.antaranews.com/nasional/berita/1624018/menaker-
akb-baru-harus-jadi-kebutuhan-saat-pandemi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-21 16:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Ketika sampai sekarang kita belum menemukan vaksin COVID-
19 maka mau tidak mau kita harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru, harus beradaptasi
dengan kondisi baru
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Kegiatan-kegiatan yang mengarah pada peningkatan
produktivitas, kegiatan pelatihan kompetensi harus jalan terus
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa masyarakat harus
melakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan memandangnya sebagai sebuah kebutuhan
untuk hidup produktif di tengah pandemi COVID-19.
MENAKER: AKB BARU HARUS JADI KEBUTUHAN SAAT PANDEMI
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa masyarakat
harus melakukan adaptasi kebiasaan baru ( AKB ) dan memandangnya sebagai sebuah
kebutuhan untuk hidup produktif di tengah pandemi COVID-19.
"Ketika sampai sekarang kita belum menemukan vaksin COVID-19 maka mau tidak mau kita
harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru, harus beradaptasi dengan kondisi baru," katanya
ketika membuka pelatihan berbasis kompetensi (PBK) di Serang, Banten, yang dipantau virtual
dari Jakarta, a Selasa.
Kebiasaan baru itu, katanya, diharapkan menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat untuk
beraktivitas di tengah pandemi COVID-19. Protokol kesehatan harus menjadi bagian dari
kehidupan masyarakat seperti memakai masker dan menjaga jarak di tempat umum.
Semua langkah itu dilakukan agar masyarakat Indonesia dapat kembali hidup produktif di
tengah pandemi, mengingat COVID-19 cukup memberikan dampak terhadap kondisi
perekonomian Indonesia.
"Kegiatan-kegiatan yang mengarah pada peningkatan produktivitas, kegiatan pelatihan
kompetensi harus jalan terus," katanya.
94

