Page 105 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 105
Judul Era Industri 4.0, Perlu Peningkatan Kerja Sama Perusahaan, Pekerja,
Dan Pemerintah
Nama Media suarakarya.id
Newstrend Kolaborasi Sektor Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://www.suarakarya.id/detail/113945/Era-Industri-40-Perlu-
Peningkatan-Kerja-Sama-Perusahaan-Pekerja-Dan-Pemerintah
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-01 15:54:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Barenbang
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Jakarta Kerja sama antara perusahaan, pekerja serta pemerintah dalam penggunaan teknologi
digital menghadapi era industri 4.0 dinilai penting oleh Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker). Kerja sama itu bisa dilakukan dalam pengelolaan data dan informasi, perencanaan,
dan pengembangan SDM dan dunia usaha, maupun dalam penyusunan kebijakan
"Semua kerja sama itu dilandasi oleh kepentingan bersama bagi kemajuan perusahaan,
penciptaan perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja," kata Kepala
Badan Perencanaan dan Pengembangan (Kabarenbang) Kemnaker Tri Retno Isnaningsih saat
memberikan sambutan sekaligus membuka acara Webinar Ketenagakerjaan bertema Strategi
dan Peran Perusahaan Dalam Menangani Penggangguran dan Pekerja Terdampak Covid 19 di
Jakarta, Selasa (30/6).
ERA INDUSTRI 4.0, PERLU PENINGKATAN KERJA SAMA PERUSAHAAN, PEKERJA,
DAN PEMERINTAH
JAKARTA: Perlu peningkatan kerja sama antara perusahaan dan pekerja, serta pemerintah
dalam penggunaan teknologi digital menghadapi era industri 4.0. Kerja sama bisa dilakukan
dalam pengelolaan data dan informasi, perencanaan dan pengembangan sumberdaya manusia
(SDM) dan dunia usaha, maupun dalam penyusunan kebijakan.
Hal itu dikemukakan Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Kabarenbang)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Tri Retno Isnaningsih, dalam sambutannya sekaligus
membuka Webinar Ketenagakerjaan bertema "Strategi dan Peran Perusahaan Dalam Menangani
Penggangguran dan Pekerja Terdampak Covid 19" di Jakarta, Selasa (30/6/2020).
"Semua kerja sama itu dilandasi oleh kepentingan bersama bagi kemajuan perusahaan,
penciptaan perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja," tuturnya.
Tri Retno mengatakan, dampak negatif Covid-19 di bidang ketenagakerjaan, tidak hanya
dirasakan perusahaan dan pekerja di sektor formal. Namun, dirasakan pula pekerja di sektor
informal. Seperti buruh bebas maupun pekerja mandiri.
104

