Page 110 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 110
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:31 Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal,
langsung beraksi. Dan akan menggugat Gojek terkait PHK terhadap 430 karyawan startup lokal
tersebut. Proses PHK itu diduga melanggar aturan. KSPI bahkan mendesak Gojek menghentikan
PHK dan mempekerjakan kembali ke 430 karyawan.
Selasa, 30 Juni 2020 - 12:45 Namun langkah Said yang mempersoalkan PHK yang dilakukan
Gojek dikritik juru bicara Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli.
Kamis, 18 Juni 2020 - 10:12 Gun Romli, sapaan akrabnya, mengaku heran karena Said hanya
garang terhadap PHK yang dilakukan Gojek. Padahal, banyak perusahaan rintisan lainnya yang
juga melakukan PHK terhadap karyawannya akibat pandemi Covid-19.
"Banyak perusahaan khususnya perusahaan rintisan _(startup)_ yang melakukan PHK dengan
alasan efisiensi dan agar _survive,"_ kata Gun Romli, Selasa (30/6/2020).
Manuver Said terhadap _startup_ anak negeri dan mengabaikan langkah PHK yang juga
dilakukan startup asing menimbulkan sejumlah pertanyaan. "Anehnya, Said Iqbal hanya
komentar soal PHK di Gojek," tegasnya.
Gun Romli menilai alasan Said memperkarakan PHK yang dilakukan Gojek terlalu berlebihan.
Menurutnya, dari informasi yang dia baca, Gojek dan juga perusahaan rintisan lain yang
melakukan PHK untuk menyelamatkan usaha akibat Covid-19 sudah sesuai aturan.
"Gojek memberi pesangon besar dan memenuhi hak-hak karyawan. Kenapa Said tidak
mempersoalkan PHK di tempat lain. Apa karena ini rintisan lokal, sementara yang asing mesti
dibela," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KSPI Said Iqbal belum dapat dikonfirmasi terkait kritikan Gun Romli.
Namun Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
Kahar S Cahyono saat diminta tanggapannya, menepis sejumlah kritikan tersebut. Dia
membeberkan sejumlah alasan mengatakan pihaknya membantu karyawan Gojek yang di PHK
tersebut.
"Yang pertama beberapa karyawan Gojek yang di PHK datang kepada kami. Mereka
mengadukan perihal PHK yang dilakukan Gojek terhadap mereka. Kedua, ada juga karyawan
Gojek yang menjadi bagian anggota KSPI. Kemudian alasan lainnya Gojek juga sudah terang-
terangan mengumumkan untuk melakukan PHK," beber Kahar, saat dihubungi, Rabu
(1/7/2020).
Selain itu lanjut Kahar, Gojek juga dinilai tidak melakukan perundingan dengan karyawan dan
meminta izin kepada lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
"Padahal menurut undang-undang, PHK yang dilakukan tanpa izin dari lembaga penyelesaian
hubungan industrial batal demi hukum," pungkasnya.
(dai).
109

