Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 147
provinsi sebagai pelengkap. Jika memang belum terdaftar oleh RT/RW, sampaikan lewat
(aplikasi) Pikobar
positive - Uu Ruzhanul Ulum (Wakil Gubernur (Wagub) Jabar) Kami juga akan lakukan audiensi
dengan Apindo. Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak (serikat buruh) hari ini. Apa yang
diharapkan membuat kami lebih cepat mengerjakan apa yang memang sebetulnya sedang
dilaksanakan
negative - Agus Hanafiah (Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa
Barat) Jumlah pekerja yang dirumahkan dan di-PHK di Jawa Barat sampai saat ini berjumlah
62.848 orang
negative - Agus Hanafiah (Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa
Barat) Sampai hari ini sebanyak 666 perusahaan merumahkan 50.187 karyawan. Sedangkan
12.661 di-PHK dari 375 perusahaan
positive - Agus Hanafiah (Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa
Barat) Terhadap rekan pekerja yang dirumahkan dan di-PHK memang kita sarankan ikut
mendaftar kartu prakerja. Memang program ini dilaksanakan secara online
positive - Agus Hanafiah (Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa
Barat) Sesuai arahan Pak gubernur, Disnakertrans menyediakan layanan asistensi untuk kartu
prakerja
Ringkasan
Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat (Jabar) turun ke jalan untuk
menuntut keadilan nasib para buruh yang dirumahkan hingga menjadi korban PHK (pemutusan
hubungan kerja) imbas pendemi korona. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung di depan Gedung
Sate, Selasa (30/6).
Sebelum menggelar aksi ratusan buruh tersebut berkumpul terlebih dahulu di kawasan
Monumen Perjuangan, Kota Bandung. Setelah itu mereka bergerak ke depan Gedung Sate untuk
menyampaikan aspirasinya. Dalam aksinya mereka menyampaikan beberapa hal terkait masalah
yang dialami para buruh imbas pandemi COVID-19.
KORBAN PHK MERADANG
Tuntut Keadilan Hak Para Buruh
Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat (Jabar) turun ke jalan untuk
menuntut keadilan nasib para buruh yang dirumahkan hingga menjadi korban PHK (pemutusan
hubungan kerja) imbas pendemi korona. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung di depan Gedung
Sate, Selasa (30/6).
Sebelum menggelar aksi ratusan buruh tersebut berkumpul terlebih dahulu di kawasan
Monumen Perjuangan, Kota Bandung. Setelah itu mereka bergerak ke depan Gedung Sate untuk
menyampaikan aspirasinya. Dalam aksinya mereka menyampaikan beberapa hal terkait masalah
yang dialami para buruh imbas pandemi COVID-19.
Mulai dari masalah pesangon yang tidak dibayarkan hingga tidak masuknya sejumlah buruh
sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dampak korona. "Akibat pandemic korona ini banyak
146

