Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2020
P. 99
Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sampai 2 Juni 2020, jumlah pekerja Indonesia
yang terdampak PHK dan dirumahkan mencapai sebanyak 3,05 juta jiwa. Angka tersebut
meningkat dari data sebelumnya, yaitu 3 juta orang per 20 April 2020.
"Banyak perusahaan khususnya perusahaan rintisan (startup) yang melakukan PHK dengan
alasan efisiensi dan agar survive, termasuk Gojek, Grab, Traveloka dan OYO," kata Juru bicara
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli seperti ditulis, Rabu (1/6).
Dia menyayangkan, kenapa hanya Gojek yang dipersoalkan oleh Ketua Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia ( KSPI ) Said Iqbal. Padahal, banyak perusahaan yang juga mengurangi
karyawannya.
Sebelumnya, Said Iqbal mengancam, akan menggugat Gojek terkait PHK terhadap 430
karyawan startup lokal tersebut. "Kami akan all out melakukan pembelaan terhadap buruh yang
di PHK," ujar Said, Selasa (30/6).
Gun Romli menilai alasan Said memperkarakan PHK yang dilakukan Gojek terlalu berlebihan.
Menurutnya, dari informasi yang dia baca, Gojek dan juga perusahaan rintisan lain yang
melakukan PHK untuk menyelamatkan usaha akibat Covid-19 sudah sesuai aturan.
"Gojek memberi pesangon besar dan memenuhi hak-hak karyawan. Kenapa Said tidak
mempersoalkan PHK di tempat lain. Apa karena ini rintisan lokal, sementara yang asing mesti
di bela," pungkasnya. [ DIT ].
98

