Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 DESEMBER 2019
P. 111
Ditegaskan Tri Retno, implementasi satu data ketenagakerjaan menjadi hal
fundamental dalam menentukan keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan.
Dengan satu data ketenagakerjaan juga akan mendorong pemenuhan prinsip-
prinsip SDI terhadap data yang dihasilkan dari tugas dan fungsi urusan
ketenagakerjaan sesuai UU Nomor 2003 tersebut, baik oleh instansi pusat maupun
Pemerintah Daerah.
"Selain menjadi hal fundamental dan faktor utama terciptanya ekosistem
ketenagakerjaan yang terintegrasi dan terpadu, implementasi satu data juga akan
mendorong dan membawa kita kepada budaya baru yakni budaya literasi data, "
kata Tri Retno.
Tri Retno menjelaskan budaya literasi data yakni budaya terkait kemampuan
membaca, menganalisis, dan membuat konklusi berpikir berdasarkan data-data
yang ada. Budaya literasi juga budaya yang menghendaki keterukuran (fact based)
berdasarkan data dalam merencanakan, mengkritisi dan mengevaluasi kebijakan
serta menentukam target masa depan.
"Budaya literasi adalah budaya dengan tradisi data driven dan kultur numerikal serta
kultur data dalam menentukam target masa depan, merencanakan, melaksanakan
dan mengevaluasi pembangunan, " katanya.
Sementara Kepala Pusdatin M. Zuhri menambahkan budaya literasi data akan
membuat semua pihak menjadi melek data. Bukan hanya sekedar menjadikan data
sebagai "aksesoris" dan seolah-olah sudah merasa hebat dan bangga jika sudah
menampilkan data pada dashboard sistem informasi atau halaman depan dokumen
perencanaan.
"Lebih dari itu, budaya literasi mrnghendaki kita dapat membaca dan memahami arti
data, untuk dijadikan acuan pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan.
Dengan demikian keputusan dan kebijakam yang diambil akan berdasarkan bukti
(evidence based)," pungkasnya.
Peluncuran gerakan satu data ditandai dengan penerbitan buku Satu Data
Ketenagakerjaan: Budaya Literasi Data, itu dihadiri oleh Staf Ahli Menaker Bidang
Kebijakan Publik Reyna Usman dan Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga
(HAL) Irianto Simbolon, serta Staf Ahli Menaker Bidang Kerja Sama Internasional
Suhartono.
Page 110 of 124.

