Page 19 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 DESEMBER 2019
P. 19
Title PENGUSAHA PERIKANAN DIDESAK BERI PERLINDUNGAN MAKSIMAL AWAK KAPAL
Media Name antaranews.com
Pub. Date 16 Desember 2019
https://www.antaranews.com/berita/1210367/pengusaha-perikanan-didesak- beri-
Page/URL
perlindungan-maksimal-awak-kapal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Awak kapal perikanan adalah aset sehingga pengusaha mestinya memberikan
pelindungan maksimal dari aspek ketenagakerjaan, kesehatan, keselamatan, dan
kesejahteraan Jakarta - Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia mendesak
pengusaha perikanan yang beroperasi di berbagai kawasan perairan nasional agar
dapat benar-benar memperhatikan kesejahteraan awak kapal yang menjadi pegawai
mereka.
"Awak kapal perikanan adalah aset sehingga pengusaha mestinya memberikan
pelindungan maksimal dari aspek ketenagakerjaan, kesehatan, keselamatan, dan
kesejahteraan," kata Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW)
Indonesia, Moh Abdi Suhufan, Senin.
Selain kepada pengusaha, Abdi juga mengatakan bahwa pelindungan awak kapal
perikanan mestinya menjadi perhatian pemerintah. Ia mengapresiasi sejumlah
daerah seperti awak kapal perikanan di Kota Bitung yang sepakat membentuk
Forum Awak Kapal Perikanan Bitung. Kesepakatan tersebut dicapai dalam
Musyawarah Pembentukan dan Pemilihan Pengurus Forum Awak Kapal Perikanan
Bersatu (Forkab) Bitung.
"Pembentukan Forum itu akan bermakna penting agar kesadaran awak kapal
perikanan bisa tumbuh dan menyadari hak dan kewajibannya ketika bekerja di kapal
perikanan," paparnya.
Pembentukan Forum tersebut karena selama ini belum ada pusat informasi bagi
awak kapal perikanan serta masih adanya kasus-kasus yang menimpa awak kapal
perikanan yang belum ditangani dengan baik. Kasus tersebut jika ditelaah lebih
dalam telah masuk dalam indikasi kerja paksa dan perdagangan orang. Forum ini
juga nantinya akan bekeja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan koordinasi
dan memberikan edukasi kepada awak kapal perikanan dan perusahaan perikanan.
Fasilitator DFW-Indonesia di Bitung, Laode Hardiani mengatakan bahwa Forum
Awak Kapal Perikanan Bitung ini juga akan berfungsi sebagai pusat informasi dan
memberi rujukan kasus-kasus kerja paksa dan perdagangan orang yang terjadi di
kapal dalam negeri dan luar negeri.
Page 18 of 124.

